19 August 2019

Golkar Tak Pernah Bahas Pencalonan JK sebagai Cawapres Jokowi

KONFRONTASI - Partai Golkar tidak pernah membahas pencalonan Jusuf Kalla untuk kembali menjadi wapres.

Belakangan beredar rumor bahwa Jusuf Kalla alias JK berambisi berpasangan lagi dengan Joko Widodo di Pemilihan Presiden (Pilpres).

"Belum, belum dibahas, urusannya jangan kita bahas dulu," kata Sekjen DPP Partai Golkar, Lodewijk Freidrich Paulus, kepada wartawan di Aula DPP Golkar, Slipi, Jakarta Pusat, Senin (7/5).

Menurutnya, sampai sekarang internal Golkar konsisten mengajukan ketua umumnya, Airlangga Hartarto, sebagai cawapres bagi calon incumbent (Jokowi). Ia tegaskan pula bahwa Golkar membantah ada perpecahan di internalnya.

"Masih sampai saat ini belum ada perubahan, itu (isu pencalonan JK) kan karena ada pertanyaan dari wartawan saja," tambah eks Danjen Kopassus itu.

Meskipun JK difavoritkan dalam beberapa hasil survei menjelang Pilpres 2019, Lodewijk tidak menganggapnya sebagai faktor penentu. Ia tekankan bahwa keputusan menetapkan cawapres ada di tangan Jokowi sendiri.

"Menjadi (calon) wakil presiden bagi Jokowi tergantung Jokowi-nya, bukan hasil survei," ucap lulusan Akabri 1981 itu.

Mantan Dankodiklat TNI AD itu mencontohkan bagaimana proses pemilihan cawapres ketika Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) hendak maju kedua kalinya dalam laga Pilpres di tahun 2009.

"Masa kita tidak mau melihat sejarah waktu SBY yang kedua kali maju, siapa yang dia pilih yang menjadi wakil presiden? Orang partai politik bukan? Bukan. Artinya dia tidak membutuhkan itu (survei). Pak Jokowi kayak bagaimana nanti, kita belum tahu," tambahnya.[ian/rml]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...