19 July 2019

GMNI siap Kongres : Megawati dan Jokowi Mau Hadir. Hidup GMNI !

KONFRONTASI- Presiden Joko Widodo dan mantan Presiden Megawati Soekarnoputri dijadwalkan akan menghadiri Kongres ke-18 Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) di Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur pada 5-9 September 2015.

Presiden Jokowi hadir untuk membuka kegiatan Kongres GMNI, sementara Megawati Soekarnoputri akan hadir sebagai alumni GMNI, kata Wakil Ketua Bidang Idiologi dan Kaderisasi Persatuan Alumni GMNI NTT Gusti Beribe, di Kupang.

"Tidak ada kaitan dengan urusan politik. Kehadiran dua tokoh nasional itu dalam kapasitasnya masing- masing. Dimana, Megawati selain sebagai alumni GMNI, tapi sebagai Ketua Umum PDI Perjuangan," katanya, Senin (31/8/2015).

Dia berharap, kehadiran dua tokoh nasional itu membawa sinergitas antara GMNI, PDI Perjuangan dan pemerintahan sekarang di bawah pimpinan Presiden Jokowi.

"Ini bukan berarti menegasi potensi lain di luar GMNI," ujar Gusti Beribe.

Penyelenggaraan kegiatan kongres ini akan bertempat di Universitas Nusa Nipa (Unipa) Maumere.

"Tentunya ini sebagai bentuk sumbangan GMNI terhadap lembaga pendidikan tinggi," jelasnya.

Dia menambahkan, kehadiran Presiden Jokowi dalam kongres ini menjadi sebuah catatan penting bagi GMNI dan masyarakat Indonesia umumnya.

 

Pekan pertama Agustus kemarin, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Ahmad Basarah akhirnya terpilih secara aklamasi dalam Kongres III Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) di Kemayoran, Sabtu (8/8/2015) dini hari. Basarah akan menjabat selama periode 2015-2020, menggantikan politisi Partai Demokrat yang juga Gubernur Jawa Timur Soekarwo.

"Alhamdulillah, Sabtu pukul 00.05 WIB, saya ditetapkan secara aklamasi menjadi Ketua Umum PA GMNI 2015-2020," kata Basarah secara singkat dalam pernyataan tertulis yang diterima Kompas.com.               

Kongres mulanya dibuka dengan sidang pleno pertama pada Jumat (7/8/2015). Pleno berhasil mengesahkan jadwal, peserta, dan tata tertib kongres yang dilanjutkan dengan laporan pertanggungjawaban Soekarwo, Ketua Umum PA GMNI periode 2010-2015. 

Pada saat pemandangan umum Pengurus Daerah Alumni GMNI, 27 Pengurus Daerah PA GMNI selain menerima LPJ Ketua Umum PA GMNI periode 2010-2015 juga mengusulkan dan meminta Ahmad Basarah bersedia dicalonkan menjadi Ketua Umum PA GMNI. 

Lantaran seluruh Pengurus Daerah PA GMNI mengusulkan Ahmad Basarah, akhirnya pimpinan sidang, Andreas Pareira, menanyakan apakah anggota DPR itu dapat ditetapkan langsung sebagai ketua umum. 

Semua peserta sidang pleno kemudian secara bulat menyatakan persetujuannya. Agenda kongres selanjutnya pada Sabtu pagi ini dilanjutkan sidang-sidang komisi yang terdiri dari Komisi Politik, Komisi Program, dan Komisi Organisasi. 

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...