20 January 2019

Gerindra Gugat Sebutan 'Kandang Banteng' untuk Jawa Tengah

KONFRONTASI -  Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono membantah bila provinsi Jawa Tengah masih disebut basis PDI Perjuangan atau 'Kandang Banteng'. Pasalnya, Jawa Tengah pernah dikuasai partai lain.

"Udah enggak lagi relevan disebut kandang banteng, pertama Jateng itu Golkar pernah berkuasa, menang dengan suara terbesar, tahun 2009 Partai Demokrat pernah jadi partai terbesar," ujar Ferry di Kediaman Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (14/12).

Dia juga melihat kemenangan PDI Perjuangan di Jateng pada Pilkada 2018 yang mengusung Ganjar Pranowo-Taj Yasin hanya terpaut tipis dari Sudirman Said-Ida Fauziah. Hasil tersebut menjadi cermin bahwa stigma 'kandang banteng' sudah luntur.

"Kemudian 2014 PDIP menang lagi. Pilkada kemarin perolehan suara sudirman said dan Ida ternyata 43 Ganjar cuma 57 beda kalau Ganjar menang 70 atau 80 itu boleh bilang kandang banteng, tapi kalau menang 57 persen menang tipis itu kan artinya tidak menggambarkan kelompok politik tertentu," tuturnya.

Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi pun bakal membuat kantor pemenangan di Jateng. Ferry menyebut, pihaknya bakal bergerilya ke desa-desa guna memenangkan pertempuran suara Pilpres di Jateng.

"Kita ke desa-desa lah, kita ke desa-desa supaya mendapatkan elektabilitas," ujarnya.

Dia tak khawatir soal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang pernah mengusung Sudirman Said kini mendukung capres Jokowi. Gerindra mengandalkan kekuatan Partai Demokrat yang kini mendukung Prabowo Subianto.

"Dulu Demokrat mendukung pak Ganjar sekarang Demokrat mendukung kita, gimana dong?" tukasnya.(Jft/Merdeka).

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...