21 November 2018

Formappi Merasa Aneh Pemerintah Begitu Saja Setujui Anggaran Pembangunan Gedung DPR Rp600 Miliar

KONFRONTASI-Mulusnya rencana DPR untuk mendapatkan persetujuan pemerintah terkait pembangunan gedung baru dinilai tidak terlepas dari kian harmonisnya relasi antara DPR dan Pemerintah.

Bahkan, kemesraan relasi kedua lembaga ini nyaris menghilangkan peran check and balances satu dengan yang lainnya.

Hal itu disampaikan Peneliti Formappi Lucius Karus saat dihubungi, di Jakarta, Kamis (26/10).

“DPR dengan mudah menjadi “stempel” bagi program pemerintah, dan pemerintah pun menikmati setiap dukungan DPR tersebut. Dukungan anggaran untuk gedung baru saya kira lahir dalam suasana penuh harmoni tersebut,” sesal dia.

“Apalagi menjelang tahun politik, konsolidasi juga dibutuhkan Pemerintah khususnya Presiden yang sangat mungkin mengharapkan dukungan untuk keberlanjutan jabatannya,” tambah dia.

Dikatakan dia, dukungan dari DPR tentu bisa menandakan dukungan dari partai politik yang akan dibutuhkan presiden untuk menjadi pra syarat bagi keinginannya untuk mencalonkan diri lagi di tahun 2019 nanti.

“Sesungguhnya terasa aneh ketika Pemerintah yang nyatanya membutuhkan anggaran besar untuk membiayai program-programnya diseluruh tanah air begitu saja menyetujui anggaran pembangunan gedung sebesar Rp 600 Milyar,” ujar dia.

” Padahal dari sisi urgensi, kepentingan pembangunan yang bisa langsung dirasakan rakyat itu lebih mendesak ketimbang menyediakan fasilitas bagi DPR yang sejauh ini gagal membuktikan kinerja mereka melalui fungsi-fungsi utamanya,” paparnya.

“Tentu saja sikap pemerintah seperti ini hanya bisa dijelaskan dengan menyebutkan kepentingan politik sebagai dasarnya,” pungkas Lucius.[mr/aktual]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...