19 December 2018

Fokal IMM Minta Kabareskrim Bijak Tanggapi Kritik Buya Syafii Maarif

Konfrontasi - Forum Keluarga Alumni Ikatan Mahasisa Muhammadiyah (Fokal IMM) meminta Kabareskrim Komjen Pol Budi Waseso bijak dalam menanggapi kritik yang dilontarkan oleh Mantan Ketua Umum Muhammadiyah Buya Syafii Maarif terkait penetapan tersangka komisioner Komisi Yudisial (KY).

"Kabareskrim hendaknya menunjukkan sikap Polri yang merupakan institusi yang terbuka dengan kritikan," ujar Sekjen Fokal IMM, Uum S Usman di Jakarta, Rabu (15/7).

Sebelumnya, Buya Syafii Maarif mengkritik kinerja aparat penegak hukum yang dinilai menetapkan tersangka penegak hukum lain.

Buya Syafii Maarif mengaku kecewa dengan situasi penegakan hukum saat ini. Apalagi baru-baru ini dua Komisioner KY ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Mabes Polri terkait kasus pencemaran nama baik Hakim Sarpin Rizaldi.

Buya juga meminta Presiden Jokowi mencopot pimpinan Polri yang kurang profesional.

Uum juga menegaskan bahwa Presiden Jokowi mestinya mendengar masukan dari Buya Syafii tentang perlunya reformasi Polri. Reformasi Polri harus dimulai dari dalam.

"Saya heran mengapa langkah hukum Bareskrim Polri kerap bertentangan dengan logika publik. Ini melukai rasa keadilan masyarakat?," tanya Uum.

Menurut Uum, sebagai seorang guru bangsa dan tokoh senior, sudah sepantasnya Buya Syafii Maarif menyuarakan aspirasi publik.

"Seharusnya, Kabareskrim berterima kasih atas kritikan Buya Syafii, suara Buya adalah suara publik yang geram atas arogansi penegak hukum yang suka main kriminalisasi," ungkap dia. (rol/ar)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...