12 November 2019

Fadli: Prabowo ke Luar Negeri untuk Urusan Pribadi

KONFRONTASI-Waketum Gerindra Fadli Zon memastikan Prabowo Subianto tak akan lama berada di luar negeri. Fadli menyebut tujuan Prabowo ke luar negeri adalah urusan pribadi.

"Loh Pak Prabowo memang perginya, rencananya juga sebentar kok, cuma beberapa hari saja. Ya saya kira, saya nggak mau komentar ya, buat apa saya komentar? Orang Pak Prabowo pergi urusan juga urusan pribadi," kata Fadli kepada wartawan, Kamis (30/5/2019).

Prabowo sebelumnya disebut pergi ke luar negeri untuk berobat. Influencer Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Ruhut Sitompul mengaku mendengar percakapan Prabowo dengan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan lewat telepon.

Menurut Fadli, Prabowo melakukan banyak kegiatan selama berada di luar negeri. Dia menyebut Prabowo juga bertemu sejumlah koleganya.

"Nggak, mengunjungi kolega-kolega juga. Ya macam-macam urusannya. Kalau mau ada ketemu orang, mau minum kopi, mau silaturahmi, mau sekalian ke mana aja, ke dokter. Itu kan urusan dia. Kok repot amat. Apa urgensinya? ujar Fadli.

Fadli meminta kepergian Prabowo ke luar negeri tidak dibesar-besarkan. Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga itu juga enggan mengomentari lebih jauh.

"Semua orang juga bisa pergi ke mana saja, ada yang mau pergi ke Yogya. "Kenapa harus diurusin, (Prabowo ke luar negeri) kan urusan pribadi. Kenapa kok jadi kaya urusan nasional?" jelasnya.

"Dalam beberapa hari ini juga balik. Kan orang bisa hilir mudik. Ada yang umrah pas lagi bulan Ramadhan. Jadi menurut saya nggak penting untuk dikomentari," imbuh Fadli.

Ruhut sebelumnya mengaku mendengar percakapan Prabowo dengan Luhut. Ruhut menyebut Prabowo menelepon Luhut ketika purnawirawan Kopassus itu tengah santap siang bersama sejumlah orang pada Rabu (29/5).

Luhut disebut menghidupkan loudspeaker di telepon selulernya saat berbincang dengan Prabowo. Disebutkan, Luhut bertanya maksud tujuan Prabowo pergi ke luar negeri, termasuk informasi mengenai perjalanan bisnis Prabowo ke Austria.

"Kan dibuka (loudspeaker), kami dengar. 'Kenapa kau ke luar negeri? Pasti banyak kantong kan kau ini, tahulah aku' (kata Luhut). Mereka ini kan suka bercanda, 'Ada bisnis ini kau, gede?' (tanya Luhut). 'Ah nggak, Bang, aku kurang sehat Bang, kaki aku ini nggak enak, jadi aku terapi, ada dokter' (jawab Prabowo)," jelas Ruhut.

Singkat cerita, Luhut menawarkan bantuan kepada Prabowo untuk mengenalkannya dengan seorang dokter yang bisa membantu mengobati sakitnya itu. Prabowo disebut mau menerima tawaran seniornya tersebut.

"Pak Luhut orang yang sangat arif, bijaksana. Tahu dia jawab apa? 'Wo, kau sangat jauh-jauh (berobat ke luar negeri), di sini ada. Memang dia dari Amerika, dia di Korea praktik, dia sudah di sini juga bantu RSPAD, aku punya leher juga kaya kau,' (kata Luhut). Kan mereka mantan Kopassus, Densus 81 orang-orang hebat, wajarlah tentara itu fisiknya. 'Sudah, kau balik, biar nanti aku kenalin sama dokternya. Kalau di Korea nanti kita kontak atau di Amerika' (kata Luhut lagi). 'Oh, iya iya, Bang' (jawab Prabowo). 'Kapan kau balik?' (tanya Luhut). 'Tanggal 3' (jawab Prabowo)," urai Ruhut panjang.(mr/dtk)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...