23 May 2018

DP O Ramai Dipergunjingkan, Taufik: Cobalah Otak Kita Diberi ke Rakyat Kecil

KONFRONTASI - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah menunaikan janji kampanyenya untuk membangun Rumah DP 0 Rupiah untuk warga Ibu Kota. Meskipun baru peletakan batu pertama, namun program pro rakyat itu langsung dipergunjingkan segelintir orang.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik mengatakan, program Rumah DP 0 Rupiah sepatutnya diapresiasi. Apalagi pembayaran program tersebut merupakan kerja sama antara BUMD DKI dengan pihak swasta.

"Saya kira kalau pemerintah mau bantu masyarakat kenapa enggak? Busway (Transjakarta) saja disubsidi bertahun-tahun. Terus apa yang salah dari program Rumah DP 0 Rupiah kalau itu buat masyarakat?" ujar Taufik kepada wartawan, Minggu (21/1/2018).

Taufik tak habis pikir adanya penolakan dari sebagian orang dan terus mempergunjingkan program ini. Padahal, program Rumah DP 0 Rupiah ini jelas-jelas tujuannya untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah."Saya kira kalau buat rakyat kecil jangan dipersulitlah. Cobalah otak kita diberi ke rakyat kecil," tegas Taufik.

Ditanya terkait subsidi bunga Rumah DP 0 Rupiah ini, Taufik menyebutkan akan ada Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang mengelolanya. "Nanti akan ada BLUD yang mengelola itu. Soal posisi bunga seperti apa, tergantung wilayahnya," jelasnya.

Menurut Taufik, harga Rumah DP 0 Rupiah ini tergantung lokasinya. Jika lokasinya agak strategis, harganya bisa di kisaran Rp182 juta untuk tipe satu kamar dan untuk tipe tiga kamar di kisaran Rp320 jutaan.

"Kalau di daerah Marunda, Rorotan, harganya bisa lebih rendah lagi, tergantung lokasinya," tutupnya.(Jft/Sindo)

Tags: 
Category: 
Loading...