14 October 2019

Demokrat Dorong PBB dan OKI Tekan Amerika Serikat

Konfrontasi - Sekretaris Jenderal Partai Demokrat (PD) Hinca Pandjaitan menegaskan partainya menentang dan mengecam Presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang menyatakan Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Demokrat, kata Hinca, menilai pernyataan Trump akan menyebabkan ketegangan baru di Timur Tengah maupun global yang bisa memicu kepada konflik internasional. "Serta menjadi ancaman terhadap proses perdamaian antara Palestina dan Israel," tegasnya, Sabtu (9/12/2017).

Partai berlambang bintang mercy itu menyatakan bahwa demi ketenangan dan kedamaian di Timur Tengah maupun globar, agar status Yerusalem tetap dipertahankan sesuai Resolusi PBB nomor 181 tahun 1947 di bawah kewenangan internasional, yang hakikatnya menjadikan Yerusalem sebagai kota bersama antara Israel dan Palestina serta diberikan status hukum dan politik yang terpisah (separated body) menuju solusi permanen atas dasar Two-State Solution.

Partai Demokrat menilai bahwa konflik Palestina bukanlah konflik agama. Namun, murni adalah perjuangan hak kemerdekaan Palestina sebagai bangsa. Karena itu, PD menyatakan mendukung penuh kemerdekaan Palestina, serta PD akan terus berdiri bersama rakyat Palestina memperjuangkan hak kemerdekaannya sebagai bangsa. "Dalam hal ini Demokrat akan melakukan langkah-langkah politik yang dibutuhkan secara tepat," ujar Hinca.

Dia menambahkan PD mendukung sikap pemerintah Indonesia untuk membantu perjuangan rakyat Palestina menuju bangsa merdeka. Serta agar aktif mengambil posisi menggalang kekuatan global untuk menekan AS secara diplomatis maupun langkah politik lainnya sesuai dengan garis politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif.

"Kami mendorong PBB maupun Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) untuk segera mengambil sikap menekan Amerika dan tidak mengakui klaim Presiden Amerika Donald Trump atas Yerusalem," kata Hinca. (jp/mg)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...