17 December 2018

Dahnil: Prabowo Anti Keberpura-puraan

KONFRONTASI-Banyak orang yang menuding Prabowo Subianto otoriter seperti gaya orde baru. Namun hal tersebut dibantah Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak.

"Ada yang menuduh beliau @prabowo otoriter, militeristik ala orde baru. Tengok orang-orang di sekitarnya, isinya adalah anak-anak muda pro-demokrasi yang menjadi partner diskusi dan bergerak, tengok orang yang mengaku pro-demokrasi dia justru dikelilingi para pelanggar HAM yang mengendalikan dia bak boneka," kata Dahnil lewat twitternya, Jumat (19/10/2018).

Dahnil mengaku belum lama kenal dengan Prabowo, tapi banyak stigma-stigma buruk tentang mantan Danjen Kopassus yang diproduksi ketika momentum politik datang semuanya. Namun, Dahnil pun berdiskusi langsung dengan Prabowo mengenai tuduhan-tuduhan tersebut.

"Saya diskusikan dan tanyakan ke beliau dan beliau sangat terbuka. Kesimpulan saya, beliau senang dengan keterbukaan dan anti keberpura-puraan," ujarnya.

Bahkan, Dahnil mengatakan diskusi dengan Prabowo itu asik, serasa memenuhi dahaga pengetahuan. Karena, Prabowo dianggap pelahap berbagai judul buku.

"Jadi kalau loe bukan penikmat buku, hanya akan berhenti jadi pendengar tanpa mampu berdebat dengan beliau, dan sejatinya beliau senang dengan anak-anak muda pembaca," jelas dia.

Bahkan, Dahnil mengatakan Prabowo senang menghimpun dan mempersiapkan anak-anak muda berpotensi di sekelilingnya dan tak sungkan mendorong jalan buat para anak-anak muda tersebut.

"Rumahnya di Hambalang menjadi pusat pelatihan bagi anak-anak muda cerdas, dan tidak sedikit yang beliau sekolahkan ke luar negeri," katanya.

Jadi, kata Dahnil, membaca adalah kebiasaan Ketua Umum Partai Gerindra karena seluruh pemimpin-pemimpin besar dunia para pelahap buku. Maka, tidak aneh bila dalam setiap pidato Prabowo sering mengutip buku dan bicara tanpa teks.

"Jadi, apa yang terucap lahir dari olah pikir, menengok realita dan bacaan," katanya.

Di samping itu, Dahnil mengatakan Prabowo orang yang tidak senang berpura-pura dan tak pandai pencitraan. Sehingga, apabila Prabowo diminta untuk bergaya sok milenial pasti tidak akan mau alias ditolak.

"Prabowo adalah Prabowo dengan baju coklat 4 kantongnya, dengan pidato yang berapi-api. Namun, kaya empati dan simpati. Membuka jalan bagi para milenials," tandasnya.(mr/inl)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...