25 August 2019

Calon Menteri dari PDIP Dalam Kendali Megawati

KONFRONTASI- Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri akan memegang kendali sepenuhnya terkait dengan sosok yang akan disodorkan untuk dijadikan menteri didalam Kabinet Indonesia Kerja (KIK) jilid II pemerintahan Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi).

Politikus Partai PDIP Effendi Simbolon mengklaim, sampai saat ini, partai berlambang banteng moncong putih itu belum menyerahkan nama-nama calon menteri kepada Jokowi.

"Belum ada itu, nanti ibu ketua umum yang menetapkan itu," kata Effendi usai diskusi Polemik MNC Trijaya bertajuk "Ngebut Munas Parpol, Jelang Kabinet Baru" di Restoran D'consulate, Jakarta Pusat, Sabtu (20/7/2019).

Saat disinggung apakah PDIP akan menyiapkan nama tersebut setelah partai koalisi menyelesaikan konflik internal dan menyelenggaran Munas, Effendi membantah hal tersebut.

Pasalnya, kata dia, sampai saat ini, sama sekali belum ada pembahasan soal jatah menteri di PDIP. "Tidak, tidak ada hubungannya, tidak ada," ucap Effendi.

Di sisi lain, PDIP menyinggung banyaknya parpol yang internalnya kisruh dan bergejolak ketika menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih.

Effendi menyayangkan hal tersebut. Dirinya mengklaim bahwa, keadaan parpol yang kisruh itu justru tidak terjadi di internal partai berlambang banteng moncong putih tersebut.

"Kami bersyukur PDIP tetap baik dan dinamis demokrasi terbuka sehat tumbuh segar kami bersyukur tidak seperti partai lain banyak turbolensinya," ujar Effendi.

Effendi menjelaskan, partainya tidak terjadi kekisruhan itu lantaran memiliki faktor identik yang menjadi pembeda dari partai lainnya. Faktor sejarah juga menjadi alasan penting PDIP hingga saat ini berjalan sangat dinamis.

"Saya kira ada perbedaaan dari kromosom dari sejarah kelahirannya. PDIP identik sebuah perlawan massa yang sangat otoriter jadi kelahiran PDIP sangat fenomenal sangat memiliki historis sangat kuat," tutur Effendi.[mr/okz]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...