22 November 2019

Buwas Dicopot: Wapres JK Gusur Jokowi?

KONFRONTASI - Komjen Anang Iskandar akhirnya menggantikan Komjen Budi Waseso sebagai Kabareskrim Mabes Polri. Pencopotan Buwas sebagai Kabareskrim menjadi sorotan publik. Buwas dicopot terkait tindakannya membongkar kasus dwelling time dan korupsi di Pelabuhan. Disebutkan, ada tokoh kakap yang tak ingin usaha gelapnya di pelabuhan terbongkar dengan tindakan Buwas.  

Ada analisa, pencopotan Buwas ini, paling tidak mengindikasikan dua kemungkinan.

Kemungkinan pertama, Presiden Joko Widodo memang lemah terhadap tekanan dari kiri dan kanan, yang meminta agar penyidikan kasus-kasus itu dihentikan.

Kemungkinan kedua, bisa jadi ada elemen pemerintahan yang memang diduga "terlibat" dalam kasus-kasus yang ditangani Buwas.

Analisa ini kemudian diperkuat dengan pernyataan beberapa elit di kekuasaan. Dengan demikian, patut diduga, pihak-pihak yang menginginkan pencopotan Budi Waseso sebagaimana disampaikan elit karena terganggu atas langkah pemberantasan korupsi.‎

Pada akhirnya pencopotan Buwas dari Kabareskrim ini dinilai membahayakan langkah penegakan hukum dalam pemberantasan korupsi, dan juga mengancam tata kelola pemerintahan yang bersih dan baik.

Dalam konteks peta politik dan peta kekuataan, ada yang menilai bahwa pencopotan Buwas ini semakin mengindikasikan bahwa Jokowi lemah. Jokowi rapuh ketika harus berhadapan dengan Jusuf Kalla, yang kabarnya mengingingkan pergantian Buwas karena mau menempatkan orang dekatnya di posisi Kabareskrim. Dikabarkan juga bahwa orang dekat JK di internal polisi tersebut ikut memberi jasa dengan berhasil memasangkan JK sebagai wapres-nya Jokowi.

Dalam konteks ini juga dipahami bahwa ke depan, posisi JK akan semakin kuat.

Tentu saja, pada akhirnya, waktu yang akan membuktikan analisa, prediksi maupun dugaan ini.[RMOL/IAN]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...