14 November 2019

BPN Siapkan Puluhan Orang untuk Bersaksi di MK

KONFRONTASI-Kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berharap Mahkamah Konstitusi (MK) tidak membatasi jumlah saksi yang diajukan dalam sidang sengketa hasil Pilpres 2019. Adapun saksi yang bakal diajukan Kubu Prabowo-Sandi sekitar 20-30 orang.

"Kita berharap tidak ada pembatasan jumlah saksi dan jumlah bukti," ujar Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (18/6/2019).

Dia menegaskan Prabowo-Sandi akan membuktikan bahwa kecurangan Pilpres 2019 terjadi secara terstruktur, sistematis dan masif (TSM). "Tapi kalau kemudian pembuktiannya itu dibatasi jumlahnya, sama saja artinya kita dihambat untuk melakukan pembuktian secara keseluruhan," katanya.

Untuk itu, kata dia, Prabowo-Sandi berharap agar hakim konstitusi tidak terjebak pada proses prosedural persidangan. "Tapi kemudian masuk kepada hal-hal susbtansif, termasuk dalam upaya melakukan pembuktian. Makanya kita sementara ini ada 20 sampai 30 saksi yang akan dipersiapkan untuk memaparkan fakta dan data," ujarnya.

Diketahui, MK membatasi jumlah saksi yang dihadirkan semua pihak dalam sidang perkara sengketa hasil Pilpres 2019 sebanyak 17 orang. Rinciannya, 15 orang saksi keterangan dan dua orang saksi ahli.(Mr/snd)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...