25 February 2020

Bawaslu Sumbar Penuhi Panggilan DPRD

Konfrontasi - Badan Pengawas Pemilu Sumatera Barat memenuhi panggilan DPRD setempat terkait laporan dugaan pertemuan terselebung yang dilakukan Bawaslu dengan mantan Gubernur Irwan Prayitno.

Pada pertemuan di gedung DPRD Sumbar di Padang, Senin (24/8), Komisi I Bidang Pemerintahan DPRD Sumbar meminta penjelasan tentang surat laporan yang diterima dari salah seorang yang mengatasnamakan staf Bawaslu Sumbar.

"Kami memanggil ketiga komisioner Bawaslu dalam klarifikasinya terhadap laporan yang kami terima dari salah satu staf Bawaslu," kata Ketua Komisi I DPRD Sumbar Marlis.

Dalam dengar pendapat tersebut ia menanyakan laporan tentang pelantikan salah seorang penjabat oleh gubernur pada waktu yang tidak dibolehkan lagi. Sementara, secara jelas pada Undang-Undang menyebutkan itu merupakan pelanggaran UU Pilkada.

Menanggapi hal tersebut, tiga komisioner Bawaslu Sumbar tersebut membantah telah melakukan pertemuan tersebut dengan mantan Irwan Prayitno pada beberapa waktu lalu.

"Pertemuan yang telah kami lakukan hanya sebatas tugas, itupun pada saat jam kerja," jelas Ketua Bawaslu, Elli Yanti.

"Tidak ada pertemuan terselubung. Pertemuan ini dilakukan pada siang hari, sekitar pukul 15.00 WIB. Ini hanya surat yang berusaha menjatuhkan," katanya.

Ia menjelaskan, sesuai dengan waktu yang dilaporkan pada surat tersebut, dua komisioner yang terlapor sedang berada di luar kota. Pertemuan hanya dilakukan oleh satu komisioner , dan dilakukan pada jam kerja.(akl/ar)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...