16 September 2019

Bamsoet Minta Gerindra Siap-siap Kawal Pemerintahan Jokowi Hingga 2024

Konfrontasi - Tarik-menarik baik itu posisi menteri maupun Ketua MPR di periode kedua pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) kian terasa. Politikus Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet) menilai kondisi tersebut wajar, namun dia tetap mengingatkan bahwa kepentingan bangsa lebih penting.

"Di satu sisi, wajar saja jika partai-partai koalisi pengusung pasangan Jokowi-Amin yang telah bekerja keras bersama-sama memenangkan presiden incumbent tersebut menuntut agar kursi kabinet adalah milik pemenang," kata Bamsoet kepada wartawan, Minggu (11/8/2019).

"Namun, di sisi lain ada kepentingan bangsa yang lebih besar lagi yang harus di dahulukan oleh Presiden Jokowi, yakni terjaganya situasi politik yang kondusif agar rencana pembangunan pemerintahan Jokowi jilid II dapat dituntaskan dengan baik," imbuhnya.

Bamsoet sendiri meminta semua pihak memberikan keleluasaan kepada presiden terpilih Jokowi untuk menggunakan hak prerogatifnya. Ketua DPR RI itu juga meminta Partai Gerindra yang kian santer diisukan akan merapat, untuk bersiap mengawal pemerintahan Jokowi periode kedua.

"Berikan kesempatan penuh kepada Presiden untuk menggunakan hak prerogatifnya dalam menentukan kabinet. Termasuk juga soal keputusan rekonsiliasi terbatas atau tidak. Dan sebaiknya partai-partai politik, termasuk Gerindra dan lain-lainnya, siap mengawal dan bekerja dalam kabinet Jokowi hingga 2024," jelasnya.

Seperti diketahui sinyal Partai Gerindra bergabung ke koalisi Jokowi menguat setelah Prabowo menghadiri Kongres V PDIP di Bali. Prabowo seakan menjadi bintang di acara tersebut yang berkali-kali disapa oleh Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Dalam sambutannya, Megawati bahkan menyapa secara khusus mantan calon wakil presidennya di Pilpres 2009 itu. Prabowo pun sebelumnya menyatakan akan menyusun gagasan di bidang ketahanan pangan dan energi untuk diajukan kepada pemerintahan Jokowi.

Sejumlah sumber juga menyebut Gerindra mengincar kursi Kementerian Pertanian. Namun, anggota Badan Komunikasi Partai Gerindra Andre Rosiade mengklaim partainya belum bicara ihwal menteri.

"Pak Prabowo hanya menyampaikan gagasan soal kedaulatan pangan, kedaulatan energi, lalu bagaimana soal pengelolaan BUMN yang baik, itu saja," kata Andre, Jumat (9/8). (dtk/mg)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...
Minggu, 15 Sep 2019 - 19:57
Minggu, 15 Sep 2019 - 19:46
Minggu, 15 Sep 2019 - 19:38
Minggu, 15 Sep 2019 - 19:14
Minggu, 15 Sep 2019 - 18:19
Minggu, 15 Sep 2019 - 18:12
Minggu, 15 Sep 2019 - 18:06
Minggu, 15 Sep 2019 - 18:06
Minggu, 15 Sep 2019 - 17:54
Minggu, 15 Sep 2019 - 17:45
Minggu, 15 Sep 2019 - 17:41
Minggu, 15 Sep 2019 - 15:10