21 May 2019

Awas, Bila Terbukti Lakukan Politik Uang, Capres Bakal Didiskualifikasi

KONFRONTASI -Komisi Pemilihan Umum (KPU) memastikan kontestan yang terbukti melakukan praktik politik uang atau money politik bakal didiskualifikasi. Baik kedua pasangan capres dan cawapres, maupun para caleg parpol.Hal itu disampaikan Ketua KPU, Arief Budiman kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta, Senin (8/4/2019).

“Itu berlaku untuk semua peserta pemilu, bukan hanya capres dan cawapres, ada partai politik,” ujar Arief.

Hanya saja untuk memberikan sanksi diskualifikasi, pelaku politik uang harus terbukti atau dibuktikan lembaga yang berwenang.

“Loh kan sudah ada regulasinya, kalau melakukan money politics juga terbukti bisa sampai diskualifikasi nanti. Tapi harus terbukti dulu,” kata dia.

Sejauh ini beberapa kasus terindikasi politik uang. Sebut saja kasus suap distribusi pupuk yang melibatkan kader Golkar, Bowo Sidik Pangarso.

Kepada penyidik KPK, Bowo mengakui ratusan ribu amplop berisi uang pecahan Rp20 ribu dan Rp50 ribu untuk serangan fajar.

Terkait politik uang ini, Arief megaku lembaganya selalu bekerjasama dengan KPK untuk mewujudkan pemilu berintegritas. Karenanya, pembahasan mengenai politik uang terus menjadi konsen KPU dan KPK.

“Diskusi tentang money politics itu selalu kita lakukan setiap saat,” demikian Arief Budiman.(Jft/Pojoksatu)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...