21 October 2018

Arief Poyuono: Jokowi Harus Bersyukur Ada Rizal Ramli yang Punya 'Early Warning'

KONFRONTASI- Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono mengapresiasi keberanian Rizal Ramli (RR), yang baru seminggu menjabat Menko Maritim dan Sumber Daya, namun sudah berani membuat terobosan besar dalam membantu Presiden Jokowi.

Sikap berani RR yang dapat “diacungi jempol” itu, dinilai Poyuono, karena menyelamatkan pemerintah dari ancaman kerawanan kebijakan BUMN.

Tindakan penyelamatan itu, diakui elit Gerindra ini, RR berani memprotes BUMN membeli 30 unit pesawat Garuda jenis Aibus 350-XWB dengan cara utang yang nilainya tidak tanggung-tanggung mencapai US$40 miliar, atau sekitar Rp520 triliun.

Protes RR itu memang sempat membuat marah Menteri BUMN Rini Soemarno. Faktanya, Rizal Ramli bukannya diam, tapi sebagai menteri koordinator, dia malah menyatakan menolak dan usul pembatalan rencana megaproyek pembangunan listrik 35.000 megawatt.

“Jokowi sebaiknya bersyukur dengan adanya Rizal Ramli yang punya early warning dalam mengingatkan Pemerintah agar tidak salah urus negara. Menteri-menterinya dan Wapres membuat blunder,” kata Arief yang juga pimpinan Serikat Pekerja BUMN Bersatu, dalam keterangan persnya, Selasa (19/8/15).

Arief mengingatkan, proyek-proyek ambisius itu sangat berpeluang akan membuat mafia proyek untuk mencari keuntungan pribadi.

“Peringatan Rizal Ramli selaku Menko Maritim dan Sumber Daya untuk membatalkan Loi pembelian kepada Menteri BUMN bukanlah sembarangan asal ngomong,” kata Arief.

Arief mengendus ada ketidakberesan dalam pembelian pesawat. “Jika ditelusuri memang ada ketidakberesan dalam hal harga belinya,” tegas dia.

Diungkapkan Arief, bahwa dari sumber siaran pers pabrikan Airbus dengan judul “New Airbus aircraft list prices for 2015″ pada Januari 2015 Harga Airbus A350-XWB series 1000 paling mahal per unit harga US$351,9 juta. Artinya, jika Garuda membeli 30 unit hanya diperlukan dana pinjaman 10,56 miliar US dollar.

“Jadi, patut dipertanyakan pinjaman (Menteri BUMN) sebesar 4,5 miliar US dollar (Rp58 triliun) dari Bank of China Aviation,” ungkap Arief terkait dana pinjaman tambahan hingga total mencapai 44,5 miliar US dollar.

Menurut Arief, dana tambahan pinjaman dari BOC Aviation itu ditandatangani Direktur Utama Garuda Indonesia Arif Wibowo dengan Chief Executife Officer BOC Aviation, Robert Martin.

“Perjanjian dengan BOC (terkait) dana US$ 4,5 miliar itu, Rini datang ke Paris menyaksikan penandatanganan ini juga,” jelas elit DPP Gerindra ini.

Praktis, dana pinjaman dari BOC Aviation yang total 44,5 miliar US dollar itu juga digunakan untuk program refinancing akan lebih banyak menyasar proyek pembangunan pembangkit listrik yang sedang berjalan.

Poyuono juga membeberkan pembelian pesawat itu pun sangat menguntungkan China.

“Perlu diketahui bahwa Airbus sudah melakukan Offshore pembuatan komponen dan body pesawat Airbus di China. Sehingga, BOC Aviation mengucurkan kredit pembelian Airbus oleh Garuda itu keuntungan China,” ungkap dia lagi.

“Selain mendapatkan bunga bank, China Aviation juga Pabrik pembuatan komponen dan body airbus yang akan dipesan Indonesia,” tambahnya.

Penolakan RR terhadap pembangunan pembangkit listrik megaproyek, kata Pouyuono, sebenarnya merupakan proyek ambisius JK yang belum tercapai ketika jadi Wapres mendampingi SBY. “Diduga banyak melibatkan perusahaan Keluarga JK,” katanya.

Jika seperti itu, Poyuono yakin ada modus operandi anyar Untuk melakukan bancaan baru di BUMN yang tercium Rizal Ramli.

“Akan berpotensi merugikan negara di masa depan. Sebab, banyak Proyek pembangkit Listrik yang dibangun atas kerjasama dengan China dengan mengunakan pendanaan dari China, tidak ekonomis dan banyak yang cepat rusak,” tegas penggerak Serikat Pekerja BUMN ini.

“Apalagi, alasan Rizal Ramli sangat tepat bahwa target pemerintah membangun pembangkit listrik 35.000 megawatt terlalu sulit dicapai. Bahkan, dia (RR) menilai bahwa proyek yang dicanangkan Jokowi hinga 2019 itu tak masuk akal. Jika tidak tepat waktu atau mangkrak akan menambah beban hutang Luar Negeri,” pungkasnya.[mr/licom]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...