24 May 2019

Apindo: Takut Prabowo, 80 persen pengusaha pro Jokowi

KONFRONTASI -  Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menyebut adanya ketakutan dalam diri pengusaha jika calon presiden nomor urut 1 Prabowo Subianto memenangi pemilihan presiden dan menjadi orang nomor satu di Indonesia. Karena itu, sebagian besar pengusaha lebih memilih untuk mendukung calon presiden nomor urut 2 Joko Widodo atau yang akrab disapa Jokowi.

Alasannya, sejak menjabat sebagai Wali Kota Solo hingga duduk di kursi Gubernur DKI Jakarta, Jokowi dinilai lebih pro ke pengusaha.

" Jokowi yang memang administrasi di Jakarta dan Solo lebih senang membantu merasa pengusaha penting," ujar Ketua Apindo Sofjan Wanandi di kantornya, Selasa (1/7).

Sofjan menyebut, 80 persen pengusaha mendukung pasangan Jokowi-JK, sisanya atau sekitar 20 persen pengusaha mendukung pasangan Prabowo-Hatta. Dia sekaligus membantah jika Kadin melakukan kontrak politik mendukung 100 persen pasangan Prabowo-Hatta.

"Ah kontrak politik apa, praktiknya pasti tidak dilaksanakan, yang katanya dikasih jabatan menteri atau apa. Saya sudah tidak percaya begituan. Politik itu seperti membeli botol kecap nomor satu," jelasnya.

Dalam pandangannya, yang utama bagi para investor saat ini adalah stabilisasi keamanan dan politik. Sehingga, setiap capres harus membuat pernyataan-pernyataan yang membuat situasi tenang, bukan menakutkan seperti pernyataan nasionalisasi yang kerap keluar dari mulut Prabowo.

"Situasi dunia susah. Kalau enggak membuat situasi tenang dan apalagi membuat statement menakutkan bisa-bisa market guncang. Mau enggak mau para investor narik investasi di Indonesia. Makanya wait and see saja lah," jelasnya. [Jft/Merdeka]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...
Jumat, 24 May 2019 - 09:03
Jumat, 24 May 2019 - 09:00
Jumat, 24 May 2019 - 08:52
Jumat, 24 May 2019 - 08:47
Jumat, 24 May 2019 - 08:40
Jumat, 24 May 2019 - 08:37
Jumat, 24 May 2019 - 01:15
Jumat, 24 May 2019 - 01:10
Jumat, 24 May 2019 - 01:06
Jumat, 24 May 2019 - 01:03
Jumat, 24 May 2019 - 00:58
Kamis, 23 May 2019 - 22:07