25 May 2017

Anies Dilaporkan ke KPK, Sandi Dipolisikan: Ini Hanya Ujian, Sabar adalah Obatnya

KONFRONTASI - Calon Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan enggan mengomentari tentang laporan dirinya ke KPK. Menurutnya laporan itu lebih baik dijelaskan oleh pihak pelapor.

 
"Sebenarnya lebih baik yang jelasin yang lapor ya. Saya juga nggak tahu apa yang dilaporin apa, dan hari gini sudah mau Pilkada ada muncul laporan-laporan yang macam-macam. Ya saya ya Sandi, lucu-lucu saja itu. Biar lah yang melapor yang menjelaskan," kata Anies usai salat Jumat di Masjid Al Mughni, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jumat (10/3/2017).
 
Cagub yang berpasangan dengan Sandiaga Uno itu juga mempersilakan masyarakat melihat laporan keuangan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang saat itu dipimpinnya. Menurutnya kalau ada penyimpangan pasti sudah diproses sejak hal itu terjadi.
 
"Kalau anggaran silakan lihat di laporan BPK itu bisa dilihat. Kadang-kadang kita lihat hanya ukurannya saja nggak lihat kegiatannya. Kalau korupsi bukan pada ukuran, tapi dilihat dimana dikorupsi. Menurut saya yang harus jelasin yang melaporkan. Kalau ada masalah BPK harusnya lapor dari kemarin-kemarin. Kalau BPK nggak ada laporan ya dari mana laporannya," jelas Anies.
 
Dia pun meminta para pendukungnya untuk bersabar menghadapi segala tudingan terhadap dirinya dan Sandiaga Uno. Dia menjelaskan tetap fokus pada program untuk memajukan Jakarta.
 
"Jadi harap sabar ini ujian. Jadi banyak sekali ini bermunculan, saya berharap ke kita semua untuk bersabar. Jangan kaget, akan selalu bermunculan yang lucu-lucu seperti ini. Biarlah mereka yang menuduh yang berikan bukti-buktinya," ujarnya.
 
"Kami akan konsentrasi pada program, penyediaan lapangan kerja, pendidkan, kebutuhan pokok yang terjangkau," imbuhnya.
 
Sebagai informasi, Anies Baswedan dilaporkan ke KPK atas dugaan penyimpangan penggunaan dana di pameran Frankfurt Book Fair 2015. Laporan tersebut dibuat oleh Andar Mangatas Situmorang pada Kamis (9/3) kemarin.
 
Pihak KPK pun mengonfirmasi adanya laporan itu. Menurut KPK, semua laporan yang masuk akan ditelaah lebih lanjut. 
 
Sandiaga Uno
 
Polsek Tanah Abang sedianya hari ini akan memanggil Sandiaga Uno sebagai saksi kasus pencemaran nama baik yang terjadi tahun 2013. Sandiaga menyebut kasus itu terkait perseteruan di suatu komunitas lari. 
 
"Kalau tidak salah, saya juga baca dari media karena saya tidak terlalu ingat. Itu berkaitan dengan komunitas lari yang sempat saya pimpin di awal tahun 2012 atau 2013. Menyangkut terhadap perseteruan antar anggota komunitas lari tersebut," kata Sandiaga di kawasan Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, Jumat (10/3/2017).
 
Sandiaga tidak menjelaskan lebih lanjut soal kasus ini karena sudah masuk ranah hukum. Dia menegaskan selalu taat hukum. 
 
"Berkenaan pemanggilan saya sebagai warga negara, saya harus mengacu kepada hukum dan saya selalu taat hukum. Tidak ada satupun warga negara yang kebal hukum," ucapnya. 
 
Sandiaga menyoroti kinerja Kepolisian Sektor Tanah Abang yang terus mengusut kasus yang terjadi tahun 2013 ini. Terkait penundaan pemeriksaan, Sandiaga mengatakan akan ada penjadwalan ulang. 
 
"Kedua saya apresiasi teman Polsek Tanah Abang berkaitan dengan ketelitian mereka mengoreksi kasus yang sudah empat tahun lalu. Ketiga adalah proses penjadwalan ulang dari kehadiran dari saya memberikan keterangan. Karena jadwal saya sudah dikonsultasikan dengan jauh-jauh hari. Akan kami jadwalkan ulang dengan tim kuasa hukum," katanya dikutip detik.
 
Sandiaga mengatakan menghormati proses hukum yang ada. Dia meyakini masyarakat akan semakin cerdas dalam dalam menanggapi kasus ini.
 
"Kalau politisi dilakukan seperti itu jangan baper. Saya yakin tidak pernah melanggar hukum dan semua yang saya lakukan telah dikonsultasikan dengan tim hukum saya 18 bulan lalu semuanya dalam koridor hukum. Dan itu jangan terlalu dibesar-besarkan," katanya.
 
Sandiaga berencana bertemu tim kuasa hukum dan juga Prabowo untuk membahas masalah yang menimpanya. "Tadi pagi kuasa hukum sudah hadir, sore ini akan brief saya. Saya juga akan brief ke Pak Prabowo. Saya punya keterangan penuh kasusnya seperti apa. Ini yang akan saya sampaikan," pungkasnya. 

(Juft/Hanter)

Category: 

loading...



News Feed

Loading...