14 November 2019

Aktivis 1998 dan Pengamat Kecam Tindak Kekerasan Polisi atas Mahasiswa yang Berdemo Tolak Kenaikan BBM di Makassar dan Kota Lainnya

KONFRONTASI- Para aktivis gerakan mahasiswa dan pemuda  mengutuk keras tindakan aparat Polisi yang melakukan tindakan Represif  dan kekerasan terhadap Mahasiswa yang menolak kenaikan BBM , karena perjuangan mahasiswa menolak kenaikan BBM adalah semata-mata untuk memperjuangkan suara Rakyat yang memang semakin sulit  kehidupannya. Demikian pandangan Ahmad Kasino Aktivis 98 dan pengamat politik Universitas Paramadina Herdi Sahrasad, Jumat malam (28/11/14).

Ahmad Kasino dan Herdi Sahrasad  menilai, mahasiswa bergerak demo karena dampak kenaikan BBM makin memberatkan ekonomi rakyat bawah dan  rakyat biasa.

Dalam hal ini, Herdi dan Kasino mendesak agar Presiden Jokowi juga harus berani me-Retool menteri-menteri ekonomi yang bermahzab Neoliberal yang berfikir malas untuk mencari solusi dengan kenaikan BBM.

Keduanya juga menilai, sudah sepantasnya Polisi memang dibawah Departemen Dalem Negeri supaya lebih Civilian. Kekerasan Polisi terhadap aksi2 Mahasiswa di berbagai daerah sudah sangat mengkawatirkan kehidupan demokrasi di Indonesia Seperti : Tindakan represif anggota polisi yang merusak fasilitas mushola as Syakirin RRI Kota Pekanbaru, Riau, saat menangani unjukrasa mahasiswa dan meninggalnya Warga Makasar waktu aksi bersama mahasiswa UMI di Makassar.  (  Kh)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...