25 November 2017

Ahok, Isu Tersangka dan Ancaman Perlawanannya kepada Republik

KONFRONTASI-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diyakini akan menjadikan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras, Grogol, Jakarta Barat. Hasil audit investigasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) diperkirakan diserahkan ke KPK Kamis 26 November.
 
Wakil Ketua DPRD DKI Muhammad Taufik mengatakan, hasil investigasi yang dilakukan BPK dan dilimpahkan ke KPK biasanya berakhir di pengadilan.
 
"Soal itu (penetapan tersangka wewenang) KPK, ketika diinvestigasi biasanya 90 persen masuk pengadilan karena investigasi itu tercantum nama yang bertanggung jawab," kata Taufik di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (24/11/2015).
 
Taufik mengatakan, dirinya masih menunggu hasil keputusan KPK. Hasil audit investigasi BPK diperkirakan diserahkan Kamis 26 November. "Jadi nanti kita tunggu KPK, Kamis nanti katanya diserahkan," katanya.
 
Taufik menyarankan Ahok tidak melawan KPK. Ahok harus mengikuti prosedur yang dijalankan KPK. "Saran saya tidak usah nambah musuh lah, tunggu saja kapan KPK manggil, datangi. Kan kalau nantang juga tidak jadi pahlawan di masyarakat," ujar Taufik.
 
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan berani melawan KPK jika dirinya ditetapkan sebagai tersangka tanpa alasan jelas.
 
"Saya sangat senang, rekor saya sudah nambah lawan BPK. Berarti takdir saya juga lawan oknum KPK. Wah, lengkaplah, top banget republik ini saya lawan semua," kata Ahok.
 
Ahok mengaku bakal melawan lantaran menilai ada oknum BPK yang tendensius terhadap dirinya. Kendati demikian, dia bersyukur dengan perlakuan yang ia terima, termasuk saat menjalani pemeriksaan.
 
Kalau ia jadi tersangka, Ahok anggap itu takdir yang harus dijalani. Menurut Ahok, persoalan Sumber Waras yang diduga merugikan negara senilai Rp191 miliar sebagai bentuk tendensius BPK terhadap dirinya.
 
"Mungkin memang sudah takdir saya. Saya bilang untuk melawan institusi-institusi di republik ini yang diisi oknum-oknum yang tidak betul," kata dia.
 

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan siap melawan jika dirinya ditetapkan sebagai tersangka pada kasus Sumber Waras. Dia mengaku, berani melawan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) jika dirinya ditetapkan sebagai tersangka tanpa alasan jelas.

"Saya sangat senang, rekor saya sudah nambah lawan BPK. Berarti takdir saya juga lawan oknum KPK. Wah, lengkaplah, top banget republik ini saya lawan semua," kata pria yang akrab disapa Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (24/11/2015).

Ahok mengaku bakal melawan lantaran menilai ada oknum BPK yang tendensius terhadap dirinya. Kendati demikian, dia bersyukur dengan perlakuan yang ia terima, termasuk saat menjalani pemeriksaan.(KCM)

Category: 

SCROLL KE BAWAH UNTUK MEMBACA BERITA LAINNYA


loading...

Related Terms



loading...

Baca juga


Loading...