31 March 2020

Ada Aroma 'Kallaisme' Dalam Kasus Abraham Samad

KONFRONTASI-Abraham Samad ditetapkan Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dan Barat sebagai tersangka kasus pemalsuan dokumen izin tinggal dan kependudukan Feriyani Lim pada 2007.

Kasus itu baru dilaporkan oleh seseorang bernama Chairil Chaidar Said pada Januari 2015. Feriyani Lim juga sudah ditetapkan sbegaai tersangka.

Dari penelusura, ternyata alamat di Kartu Keluarga dan KTP milik Feriyani Lim ternyata bukan milik Abraham Samad. Rumah toko di Jalan Boulevard Rubi II Nomor 48, Kelurahan Masale, Kecamatan Panakkukang, Makassar, adalah milik Era Elvani Halim Kalla, istri Halim Kalla, adik kandung Jusuf Kalla.

Fakta itu terungkap berdasarkan dokumen pemerintah. Dari data Surat Pemberitahuan Pajak Terutang Pajak Bumi dan Bangunan di Kelurahan Masale, bangunan dan tanah di alamat itu milik Era.

"Bukan Abraham Samad yang mempunyai itu ruko," ucap Sekretaris Kelurahan Masale, Syarifuddin, di Makassar, Senin (2/3/2015).

Dalam kasus penyalahgunaan wewenang, Samad dituding berjanji bakal membantu politikus PDIP yang menjadi tersangka kasus korupsi. Salah satunya Emir Moeis, yang tersandung kasus suap proyek pembangunan pembangkit listrik tenaga uap di Tarahan, Lampung. Emir divonis satu tahun dalam kasus ini.

Sebelumnya, pelaksana tugas Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, membeberkan pertemuan politis yang pernah dilakukan Samad dengan petinggi partai banteng itu.

"Semua atas inisiatif dua orang dekat Abraham Samad. Keduanya berinisial D," kata Hasto dalam konferensi pers, Kamis (22/1/2015).

Menurut Hasto, setidaknya ada enam pertamuan yang digelar Samad dengan elite partainya. Serangkaian pertemuan itu, kata Hasto, dimulai pada awal 2014 dan berakhir pada 19 Mei 2014. Pertemuan tersebut terkait dengan keinginan Abraham disandingkan dengan Joko Widodo sebagai calon wakil presiden.

Pihak internal KPK juga melakukan investigasi internal terhadap dugaan pelanggaran etika yang dilakukan Samad. Dalam pemeriksaan, Supriansyah, saksi yang juga kawan dekat Samad, mengakui, pertemuan Samad dan Hasto berlangsung di apartemen Capital Residence di kawasan segi tiga emas di Jakarta Selatan.

Supriansyah, mengakui unit yang menjadi tempat tinggalnya bukan miliknya, melainkan unit apartemen milik Direktur Utama Bosowa Grup Erwin Aksa. " apartemen itu milik pribadi Erwin," kata Surpiansyah di KPK, Senin (24/2/2015).

Erwin keponakan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Ayah Erwin, Aksa Mahmud, menikah dengan Ramlah Kalla, adik Jusuf.[mr/bisnis.com]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...