24 June 2019

Turis Saksi Jessica Ditangkap. Aya Aya Wae!

Oleh: Djoko Edhi S Abdurrahman*

Pantas Archandra bisa jadi menteri ESDM. Negara ini memang sangat kacau dalam hal migrasi.

Kali ini, DIrjen Imigrasi menangkap saksi ahli Jessica Prof Beng Beng Ong, saya lihat di televisi. Alasannya, ia menyalahgunakan paspornya, yg mestinya utk kunjungan atau wisata, menjadi bekerja. Yaitu, menjadi saksi ahli di persidangan Jessica, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Tentu saja ngawur. Status hukum Beng Beng Ong sama dengan turis yg memberikan seminar atau general studium di kampus Universitas Indonrsia.

Imigrasi pasti salah baca istilah profesional, seperti Presiden Jokowi membaca profesional di dokumen archandra. Rupanya sedikit saja kiat padang badangkiak itu dimainkan, orang asing bisa berubah jadi eks dalam negeri.

Berbeda dengan Jessica yg tak punya kiat padang bengkok, begitu beng beng sampai di bandara, puluhan polisi sudah menunggunya. Beng dalam kesaksiannya tadi malam mengemukakan bahwa bukan sianida yg bunuh mirna.

Jadi jelas kematian mirna adalah skenario besar kepolisian, dan beng Beng merusaknya. Sebenarnya Psikolog indragiri dan Beng beng antagonistik terhadap kelompok yg menggiring seolah Jessica pelakunya. Tapi tak satu pun bukti yg membuktikan.

Saya kira majelis harus melepaskan Jessica, dan mulai konsentrasi ke pelaku yg sebenarnya.

Daripada lebih banyak lagi turis yg memberikan seminar di indonesia ditangkapi karena mereka memperoleh bayaran dan profesional dari panitia seminar, kata Alfons Lemau, menyodorkan metadora.

Ahli pidana hanya menemukan satu pasal saja dalam hukum acara yg mengatur saksi ahli. Yaitu pasal 186 KUHAP yang memastikan kesaksian Beng Beng Ong adalah sah. Dan, keterangannya adalah bukti yg sah.

Tindakan imigrasi terjadi setelah kesaksian Beng, sama sekali tak terkait dengan kesaksian itu sendiri. Seharusnya jika mau komplain, sebelum kesaksian, bukan setelahnya.

JPU melaporkan Beng untuk membatalkan bukti dari kesaksian Beng. Jika tidak, JPU harus mematahkan kesaksian mantan tim ahli Bom Bali itu dengan cara lain.

*Mantan Anggota Komisi III DPR

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...
Senin, 24 Jun 2019 - 14:22
Senin, 24 Jun 2019 - 14:12
Senin, 24 Jun 2019 - 11:56
Senin, 24 Jun 2019 - 11:49
Senin, 24 Jun 2019 - 11:46
Senin, 24 Jun 2019 - 11:40
Senin, 24 Jun 2019 - 11:33
Senin, 24 Jun 2019 - 11:29
Senin, 24 Jun 2019 - 11:19
Senin, 24 Jun 2019 - 11:16
Senin, 24 Jun 2019 - 11:08
Senin, 24 Jun 2019 - 10:58