13 December 2017

Setnov versus KPK: Menangkap Kakap, Menyelamatkan Hiu

KONFRONTASI - Satu persatu BUMN dilelang ke asing oleh rezim, tapi kita terus dibius dan dikecoh

Bahwa masalah utama negeri ini adalah masalah e ktp, bukan Jokowi dan eksekutif, begitulah kita diajak berpikir

Dan dalam kasus e ktp ini, pola pikir kita juga dipersempit sebatas nama setnov, padahal nama gub jateng dan sulut dari PDIP juga disebut sama seperti nama setnov

Bahkan nama ketua KPK pun juga ikut disebut terlibat, tapi semua nama raib, kita digiring ke nama setnov saja

Mengapa nama setnov? Saya melihat ini adalah main mata rezim dengan Golkar, deal nya tentu sudah diatur, setnov memang punya banyak "musuh" di Golkar, momentumnya ketemu

Setnov dikorbankan untuk menjaga citra rezim yang bobrok, menangkap kakap untuk menjaga hiu yang sebenarnya jauh lebih bahaya

Rezim sedang akting, bahwa rezim ini anti korupsi, kelas kakap kaliber setnov pun disikat, ingat ini hanya akting

Karena dosa rezim dan bobroknya rezim sudah gak bisa lagi ditutupi oleh sekedar isu OTT bupati atau isu teroris lagi

Maka pilihannya adalah mengorbankan setnov untuk mendapatkan isu besar yang mampu menutup wajah rezim penuh corengan hitam ini

Negara sedang collapse, semua pakar ekonomi setuju itu, dan jika isu collapse ini tidak ditutup dengan isu besar lain, maka rezim gak yakin namanya akan baik di depan rakyat

Nama baik disini maksudnya adalah demi terpilih lagi untuk periode kedua 2019 nanti

Penerimaan pajak yang minus 400T, utang baru ke jepang, harga semua bahan pokok yang mahal, plus mental palak rakyat ala rezim plus jualan jalan terus

Negara sedang sakit, dan obatnya adalah isu besar buat pengalihan dan biar rakyat lupa isu yang paling utama, obatnya tangkap setnov

Politik main mata dan korban mengorbankan dengan deal deal tertentu itu adalah hal biasa bagi sebuah partai politik besar dan matang seperti Golkar, logika rakyat belum sampai kesana

Di negara manapun didunia ini, jika negara amburadul, maka orang hanya akan bertanya siapa presidennya, bukan siapa dan ada apa dengan ketua DPR nya, belajar konstitusi!

Tapi rakyat kita digiring untuk mengingat dosa setnov, dan melupakan dosa semua nama nama selain setnov dalam kasus e ktp tadi, karena nama nama selain setnov adalah kader nya PDIP

Dalam konstitusi kita, Ditangan Jokowi ada 2000an Triliun dan segepok kekuasaan lain yang dengan mudah dia selewengkan

Dan sudah terbukti dia pro asing juga pro reklamasi dan meikarta, tapi otak kita disuruh fokus ke setnov dengan angka  2,3T oleh media pendukung rezim

KPK all out bantu jokowi lewat udara, Paloh, LBP,  Gatot dkk all out bantu lewat darat, maka jangan heran kemarin pak gatot ajak kita pilih Jokowi 2019

Gatot berhasil pencitraan didepan rakyat seolah dia bersebrangan dengan jokowi diawal, akhirnya dia buka topeng, mereka bahu membahu mendukung rezim gagal ini untuk periode kedua

Saya sudah berulang kali me warning umat tentang gatot dan tokoh  tokoh lain jauh jauh hari, tapi sekali lagi umat kecolongan, umat lupa, ini politik.!

Ingat sekali lagi, semua drama ini, tujuan utama nya adalah menutup wajah gagal rezim yang memaksa berkuasa kali kedua dengan mental dagelan dan mental jualan⁠⁠⁠⁠.{***}

Category: 

SCROLL KE BAWAH UNTUK MEMBACA BERITA LAINNYA


loading...

Related Terms



loading...

Baca juga


Loading...