22 July 2019

Pemuda harus Berpegang Pada Budaya Luhur Indonesia

Apa yang terjadi pada Tata pemerintahan dan Ketatanegaraan saat ini, menunjukkan bahwa para pemimpin yang diamanahi rakyat tidak memegang teguh amanah dan kepercayaan dari rakyat. DPR tidak lagi mewakili rakyat tetapi mewakili parpol dan gol tertentu.

Ada solusi bagaimana membentuk SDM yang bersih, jujur, berkualitas dengan memegang teguh Panca Wasiat yaitu, Pertama Sadar, tentang jati dirinya sebagai makhluk yang dianugerahi kemuliaan dan mengemban amanah Tuhan sebagai pemimpin dimuka bumi.

Kedua Karya, yaitu setiap manusia harus bergiat untuk diri, keluarga, masyarakat, bangsa, negara dan Tuhan dengan sebaik-baiknyanya dalam bentuk kebajikan, kebaikan dan kebenaran, yang menjadi kehormatan baginya.

Ketiga Marga, yaitu apa yang dilakukan dalam bergiat harus sesuai aturan dan hukum yang berlaku. Taat aturan dan disiplin.

Keempat yaitu Bhakti, yakni bahwa manusia yang bergiat itu adalah untuk bhaktinya kepada dirinya, keluarganya, masyarakat, bangsa dan negaranya.

Kelima Basuki, yaitu tujuan yang ingin dicapai adalah kesejahteraan bagi seluruh rakyat, bangsa dan negara dalam tatanan adil, makmur, gemah ripah loh jinawi.

Jika masyarakat khususnya kaum muda Indonesia berpegang teguh dan komitmen terhadap panca wasiat warisan leluhur ini maka Indonesia akan segera memasuki abad kejayaannya. “Saya sendiri dimanapun saat berjumpa dalam forum forum diskusi ataupun seminar selalu menyampaikan ini agar lebih cepat proses pembumian di masyarakat luas.

LA MEMA PARANDY,ST.,MM.
Ketua Umum Dewan Pengurus Daerah Himpunan Ahli Teknik dan Pemberdayaan Masyarakat Indonesia (DPD HAPMI) Propinsi Jawa Timur
Direktur Eksekutif Lembaga Peduli Pelayanan Masyarakat (LPPM) Propinsi Jawa Timur
Ketua Umum MASIKA ICMI Orwil Jawa Timur Periode 2007-2010
Ketua DPC GAPENSINAS Kota Surabaya.
Wakil Ketua Umum bidang Ekonomi DPD II KNPI Kota Surabaya

 

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...