26 May 2018

Mendag Enggar Kacaukan Dunia Usaha

Oleh: Muslim Arbi, Koordinator Indag Watch

Sudah sebulan Kementrian Perdagangan tidak keluarkan Persetujuan Impor (PI) TPT yang dimohonkan oleh 110 perusahaan. Padahal perusahaan-perusahaan itu ajukan persetujuan impor untuk mendapatkan bahan baku ekspor. Ini jelas merugikan dunia usaha dan memperlambat ekspor. Keluh sejumlah pengusaha yang di temui beberapa hari lalu.

Kalau dilihat dari mekanisme kerja di kemendag yang dipimpin Enggartiasto Lukito, itu ada beberapa hal yang perlu dibenahi.

Pertama, Enggar tidak profesional menempatkan para pejabat yang tangani soal perizinan. Pejabat lama yang bekerja baik dan berpengalaman di mutasi. Pejabat baru belum punya pengalaman tangani soal ini.

Kedua, kemendag memproses permohonan izin ini dengan meminta rekomendasi dari kemenperin adalah tidak ada permendag sehingga tidak memiliki dasar hukum. Sehingga perbuatan itu dianggap illegal. Langkah Kemendag dengan meminta rekom ke kemenperin itu termasuk mengganggu  proses pembuatan izin impor.

Ketiga, tidak jelasnya koordinasi dari Daglu soal izin impor ini karena sepertinya Dirjen Daglu tidak dilibatkan dalam koordinasi ini. Konon Mendag Enggar yang kader Nasdem, one man show. Dia tunjuk pejabat tapi nihil kewenangan.

Keempat, akibat dari lambat terbitnya proses izin impor untuk bahan baku ekpsor, neraca ekspor menurun tajam dan devisa sudah pasti kosong. Pengusaha TPT kehilangan trust terhadap kemendag di bawah kepemimpinan Enggar. Terjadi kekacauan produksi di sejumlah Pabrik-pabrik TPT sudah pasti terjadi karena bahan bakunya tidak bisa keluar dari Bea Cukai.

Jakarta, 6 April 2017

 

Category: 
Loading...