11 December 2018

Mal Administrasi Surat Panggilan Kepolisian RI kepada M. Amien Rais?

Oleh : Adib Zain
Pegiat Investigasi Publik

Sungguh sesuatu yang menyedihkan ketika Kepolisian RI sedang menggadangkan motto dengan tagar #PolisiPromoter, ternyata dalam mengeluarkan Surat Panggilan atas seseorang yang terkenal di Republik ini seperti M. Amien Rais ( MAR ) saja tidak teliti, menunjukkan profesionalisme Polisi, khususnya di Direktorat Kriminali Umum ( Dirkrimum ) Polda Metro Jaya, masih rendah.

Pertama, Surat Panggilan kepada MAR dibuat tertanggal 2 Oktober 2018, sementara Ratna Sarumpaet ( RS ) ditangkap setelah itu, tanggal 4 Oktober 2018? Menurut informasi dari berbagai media, pamanggilan tersebut berdasarkan keterangan RS di Kepolisian, keterangan RS itu kapan???

Kedua, penulisan nama MAR, salah. Yaitu, tertulis 'Amin Rais' saja, tanpa nama depan "Muhammad" atau kalau mau disingkat M. Amien Rais, sehingga menjadi alasan beliau awalnya keberatan untuk datang. MAR telah meminta kepada pihak kepolisian memperbaiki nama beliau dalam Surat Panggilan dimaksud, tetapi tetap saja tidak dilalukan oleh yang berwenang.

Namun karena kepatuhan seorang MAR, hari ini beliau hadir memenuhi Panggilan dari Kepolisian RI...
Nah, apakah dapat dikategorikan perbuatan Dirkrimum Polda Metro Jaya itu mal administrasi, kita serahkan kepada Ombudsman RI yang akan menilai, jika ada pihak terkait yang akan melaporkan perkara in kepada Lembaga Negara tersebut sebagai koreksi atas ketidak-cermatan pihak Polisi.

Paling tidak, perbuatan seperti ini tidak terulang lagi dikemudian hari, karena proses hukum dimulai dari tertib administrasi. Ini pula akar profesionalisme yang menjadi tantangan Polisi Professional, Modern dan Terpercaya ( Promoter ) sebagaimana harapan dan kebanggaan kita semua.

Demikian sekedar pendapat seorang yang hadir dan melihat Surat Panggilan Polisi dan Pernyataan MAR yang ditunjukkan dihadapan awak media sebelum beliau memasuki Gedung Dirkrimum Polda Metro Jaya, Jakarta.

Tags: 
Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...