30 March 2017

Lain Zaman, Lain Gayanya: Catatan Buat Bapak Boy Raffly Amar

Semasa rezim Orde Baru, buku-buku berbau  komunisme dan marxisme dilarang. Dinilai bertentangan dengan TAP MPR Nomor 25 tahun 1966 Tentang Larangan Paham Komunisme, Marxisme dan Leninisme. Korbannya mahasiswa UGM Jogjakarta. Ditangkap dan diadiili karena memiliki dan menyimpan buku sastra karya Pramoedya Ananta Toer.

Kebalikannya saat ini adalah jika ada pihak yang menyuarakan bahaya komunis malah terancam penjara. Imam besar FPI habieb Rizieq Syihab yang mengingatkan penguasa ada simbol mirip palu arit dalam lembaran uang kertas rupiah, dipanggil polisi dengan tuduhan melakukan penghasutan. Padahal senyatanya habib Rizieq tidak mengajak berbuat kriminal, tetapi sekedar hanya mengingatkan agar pemerintah sekarang ini tidak diasosiasikan sebagai rezim pro komunisme

Dalam contoh laen lcunya lagi dalam siaran persnya, Kadiv Humas Polri mengatakan penyebarluasan tulisan Bambang Tri berjudul 'Jokowi Undercover' baik dalam bentuk buku mauoun digital, dijerat pidana.

Ironosnya semasa Kapolri dipimpin Badrodin Haiti yang melakukan permintaan pelaranagam dan penyitaan buku-buku berpaham komunis, Kejaksaan Agung secara tegas menyatakan ketidakberwenangannya. Sesuai putusan MK, pelarangan buku harus melalui putusan pengadilan.

Dalam putusan MK juga menyatakan penyitaan buku-buku sebagai salah satu barang cetakan tanpa melalui proses peradilan, sama saja dengan pengambilalihan hak pribadi secara sewenang-wenang yang dilarang Pasal 28H ayat 4 UUD 1945.

Setelah adanya putusan MK ini maka UU Nomor 4/PNPS/1963 tentang Pengamanan Barang Cetakan yang Isinya Dapat Mengganggu Ketertiban Umum, dinyatakan tidak lagi mempunyai kekuatan hukum mengikat.

Laen zaman Lpemimpin) lain gayamya. Kapolri rezim Jokowi diatas hukum..Publik mengingatkan mirip logo PKI, termasuk memiliki sebuah karya tulis meski hukum membenarkan sebelum adanya putusan pengadilan melarang, diancam masuk penjara. Duh sungguh gawat...

Martimus Amin, S.H. Pengamat/  Praktisi Hukum Di Jakarta.

Category: 

loading...

Berita Terkait

Baca juga


Loading...