24 February 2018

Ketauladanan Ibrahim AS: Iman kepada Allah jungkir balikan Logika Manusia

Oleh: Muslim Arbi

Saripati Khutbah Idul Adha 1438 H di Masjid Jalan Semeru Kota Mojokerto, menghunjamkan keyakinan semakin kuat dan mendalam kepada Allah SWT, Pencipta dan Penguasa Alam Semesta. Betapa tidak?

Uraian dalam Khutbah singkat pagi ini, Jumat 1 September 2017, membuat semua jemaah dgn khidmat menyimak nya, tak terkecuali penulis.

Nabi Ibrahim AS, sebagai teladan di kisah kan dengan sangat lancar dan menarik. Ibrahim AS, mengapa di sebut Ulul Azmi, karena memiliki kecintaan dan kedekatan pada Sang Pencipta, sehingga pernah di cemburui nya. Mengapa Sang Pencipta bisa cemburu kpd Ibrahim AS, sebagai Hamba dan Kekasih Nya? Itu terlihat dari ujian kepada Ibrahim, dengan memerintahkan menyembelih Putera nya Ismail AS.

Dan, kecemburuan Ilaahi itu dijawab oleh Ibrahim AS dgn melaksanakan prosesi penyembelian Ismail tanpa ragu sedikit pun. Ismail pun akhir nya di gantikan oleh Allah SWT dengan se ekor Gibas. Kecemburuan Allah SWT itu terbalas sudah. Maka nya Ibrahim AS, di beri gelar Khalilullah, Kekasih Nya.

Ibrahim AS, adalah Bapak Monotheisme. Tiga Agama Besar merebutkan nya. Ibrahim, juga menjadi suri tauladan. Nama nya di sering di sebutnkan dalam sholawat bersama dengan nama Rasululllah Muhammad SAW.

Allahumma shalli ala sayyidina  muhammad wa ala aali sayyidina muhammad, kama shallaita ala sayyidana ibrahim wa ala aalihi sayyidina ibrahaim, wa barik ala sayyidina muhammad wa ala aalihi sayyidina muhammad, kama barakta ala syyidina ibrahim wa ala aalihi sayyidina ibrahim.

Ya. Sholawat dan doa Kaum Muslim setiap saat atas Nabi Allah Muhammad SAW dan Keluarga nya, juga sebagai mana seperti kepada Nabi Allah Ibrahim AS dan Keluarga nya.

Ada empat ketauldanan Ibrahim AS yang di sarikan oleh Khatib.

Di antarannya:

1. Ibrahim AS mengajarkan fondasi Tauhid, meng esakan Allah SWT.
2. Ibrahim AS, mengajarkan Sholat
3. Ibrahim AS, membina rumah tangga yang melahirkan Nabi2 setelah nya
4. Ibrahim AS, juga mengajarkan Akhlaqul Karimah, sifat2 terpuji.
5. Ibrahim AS, juga membangun ekonomi dengan meyakini Allah SWT, menempatkan Istri nya Bunda Hajar  dan Putera nya Ismail AS, di sebuah lembah (Wadi) yang kering dan gersang.

Tapi, Lembah yang kering itu sekarang tumbuh menjadi peradaban. Di sana Ibarhim AS bersama Putera nya Ismail AS, membangun Ka'bah, Baitullah. Di sana juga terdapat Atsar (kaki Ibrahim) yang di kenang sepanjang sejarah. Selain atsar2 lain dalam ritual Haji.

Di Wadi Bakkah (Lembah yang kering, tandus dan gersang) itu, Mubarakah, di berkahi oleh Allah Ta'la menjadi pusat berkumpul nya umat manusia dari generasi demi generasi dari berbagai belahan dunia. Allahu Akbar!.

Dari segi logika, perbuatan dan keputusan Ibarahim AS ini, seolah bertolak belakang dengan akal sehat manusia.

Karena, mana mungkin di Lembah yang Kering dan Tandus itu bisa di huni oleh manusia? Tapi, atas dasar keyakinan atas kekuasaan Allah, keputusan Ibrahim itu terbukti benar ada nya.
Ya. Seolah keimanan itu menjungkir balikkan Otak manusia. Ternyata tidak. Allahu Akbar wa Lillahil Hamdu.

Selamat Idul Adha, Selamat Ber Qurban.
Mohon maaf lahir bathin. Barakallah.
Wallahu'alam

Mojokerto, 11  Zulhijjah 1438 H/1 Sept 2017

Category: 

SCROLL KE BAWAH UNTUK MEMBACA BERITA LAINNYA


loading...

Related Terms



loading...

Baca juga


Loading...