24 August 2019

Kerusakan ICMI Dukung Jokowi 2 Periode: Jimly oh Jimly

Oleh: Alhaq Aladli

Tak ada hujan tak ada angin tiba-tiba Ketua Umum ICMI Jimly Asshidiqy mendukung Jokowi dua periode zonder rapat organisasi sebagai mekanisme tertinggi yang sah. Kontan reaksi bermunculan dari dalam ICMI sendiri mengeritik pernyataannya.

Setelah hujan kritikan bermunculan dari mana-mana akhirnya Jimly minta maaf. Ucapannya dianggap tak lebih daripada sikap pribadi, bukan organisasi. Namun kerusakan sudah terlanjur menyebar dan merugikan organisasi.

Kerusakan pertama, ICMI dianggap organisasi murahan yang gampang menjual diri. Kok gampang sekali dukung-dukung padahal Belanda masih jauh? Bukankah Pemilu diselenggarakan tahun 2019 dan sekarang masih 2017 sementara ICMI pun belum pernah membahas masalah dukung-mendukung ini?

Kerusakan kedua, ICMI terlihat tidak profesional karena tidak bekerja berdasarkan mekanisme organisasi. Dalam usianya yang sudah cukup tua, tentu ini sangat memalukan karena ICMI adalah lembaga kaum cendekiawan.

Kerusakan ketiga, citra ICMI menjadi rusak. Khalayak melihat kejadian ini sebagai langkah konyol karena ICMI yang sudah punya nama besar dibajak oleh pengurusnya sebagai kendaraan pribadi untuk agenda pribadi yang tidak jelas. Kalau Jimly napsu berkuasanya sudah tidak tertahankan lagi maka sebaiknya dia mengundurkan diri secara baik-baik dan masuk parpol, bukan menjadi ketum ormas. Tidak elok seorang cendekiawan/ulama menjilat penguasa hanya untuk mengejar jabatan. Kejadian ini dilihat begitu oleh publik.

Kerusakan keempat, seharusnya dalam Silaknas Jimly fokus membicarakan program kerja ICMI untuk memajukan bangsa, tetapi kok bicara politik praktis. Bukankah ini menyalahi aturan organisasi.

Empat kerusakan ini sangat mendasar dalam organisasi. Karenanya, sebaiknya ICMI mengadakan Muktamar Luar Biasa untuk meminta Jimly mundur dan memilih Ketua Umum yang baru.

Apa yang dilakukan Jimly sudah sangat memalukan karena dia mewakili organisasi para intelektual. Mempertahankan Jimly hanya akan memperburuk citra ICMI. Jimly oh Jimly. [***]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...