24 November 2017

Kenapa Cuma Sylvi Saja yang Diperiksa, Jokowi Tidak?

Oleh: Muslim Arbi
Koordinator GALAK Gerakan Aliansi Laskar Anti Korupsi

Kasus pemeriksaan yang di lakukan oleh Bareskrim terhadap Sylvia, dalam kasus dugaan penyimpangan Dana Basis, menyimpan sejumlah tanya di benak publik. Kenapa hanya Sylvi saja yang di periksa sedangkan Jokowi tidak?

Jika hanya Sylvi saja yang di Periksa, sedang mantan Walikota Jakarta Pusat, yang sedang diusung sebagai Cawagub nya Agus Baskoro Yudhoyono, maka dapat dianggap ada politisasi kasus dan tunjukkan Ketidakadilan adili hukum. Jika Joko Widodo, sebagai mantan Gubernur DKI yang tandatangi soal kasus yang sedang di usut Polri ini.

Secara Pribadi Jokowi harus di periksa juga oleh Bareskrim, supaya tidak ada politisasi dan Keadilan Hukum, di mana semua sama di Mata Hukum, Equal Before The Law. Jika tidak maka Hukum rusak dan Timbulkan Ketidakadilan adilan di Masyarakat.

Hukum dianggap bisa jadi alat Politik dan hanya menangkap yang Kecil, jika di banding kan Sylvia dan Jokowi. Hukum hanya Tajam ke Bawah dan Tumpul ke Atas. Sama2 Mantan Wali Kota, satu di Solo dan satu nya di Jakarta Pusat.

Jadi kalau ada ketimpangan dalam pemberlakuan hukum terhadap dua mantan walikota itu, adalah tontonan yang sangat tidak menarik dan tidak mendidik. Dan cerminan cermin hukum yang retak.

Kalau merasa bersih dan tidak terkait apa pun dalam kasus dugaan bansos dki ini, maka Jokowi harus memberikan ketauladanan dalam penegakkan hukum dan siap di periksa.

Dan pihak kepolisian tanpa ewuh pakewuh dalam menegakkan hukum secara adil dan tanpa pandang bulu.

Dalam kasus ini Kapolri harus berani menjadikan Insitusi Penegak Hukum yang tidak bisa di intervensi oleh kekuatan apa pun termasuk Penguasa.

Dengan memanggil dan memeriksa Jokowi sebagaimana Bareskrim memanggil dan memeriksa Sylvia Murni dalam Kasus Bansos ini. Masa Gubernur DKI 2012-2014 itu tidak tahu apa yang ditandatangani nya?

Pamanggilan Polri atas Jokowi dalam kasus Dugaan Korupsi Bansos Sylviana Murni demi semata mata menegakkan Prinsip Kesetaraan semua sama di depan hukum, Equality Before The Law.[***]

 

Category: 

SCROLL KE BAWAH UNTUK MEMBACA BERITA LAINNYA


loading...

Related Terms



loading...

Baca juga


Loading...