27 March 2019

Harga Acuan Batubara untuk Pembangkit Listrik: Korupsi Sempurna Zaman Now?

Oleh: Salamuddin Daeng

Sejak november 2016 Harga Acuan Batubara (HBA) langsung naik setinggi langit.

HBA merupakan dasar dalam menetukan tarif listrik yang dihasilkan oleh swasta yang wajib dibeli oleh PLN.

Menteri ESDM yang baru Ignatius Jonan diangkat sebagai menteri Oktober 2016. Harga rata rata  batubara saat itu di pasaran hanya 40 USD

NAMUN Bulan Desember 2016 naik sebesar USD 16,80 atau naik 19,8% mencapai USD 101,69 /ton merupakan nilai HBA pertama yang menembus USD 100 dalam 4 tahun terakhir sebelumnya. Sejak saat itu tarif dasar listrik naik bertubi tubi.

HARGA BATUBARA ACUAN JAUH DI ATAS  HARGA PASAR, JANGAN JANGAN ADA UDANG DIBALIK BATU ?

Selanjutnya Bulan November 2017 kementrian ESDM menetapkan harga acuan batubara senilai USD 94,8 /ton. Ini tertuang dalam Keputusan Menteri ESDM nomor 3843 K/32/MEM/2017.

Bulan Desember 2017 Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara menetapkan Harga Batu Bara Acuan (HBA) senilai USD94,04 per ton. Ini tertuang dalam Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM Nomor 4120 K/32/MEM/2017 pada tanggal 8 Desember 2017.

Awal tahun 2018, karena tidak puas dengan harga yang sedemikian tinggi, menteri ESDM kembali menaikkan harga acuan batubara menjadi USD 95,54/ton. Ini tertuang dalam Keputrusan Menteri ESDM  nomor 11K/32/MEM/2018.

Inilah yang akan memicu naiknya tatif listrik dan pemerintah sudah membuat ancang ancang.

Berapa harga batubara di pasaran sekarang, hanya berkisar antara 60-65 USD per ton. Kok bisa ya pemerintah menetapkan 95.54 USD per ton?

Siapa yang menikmati keuantungan sejak kebijakan menteri ESDM ini ? Jelas perusahaan tambang batubara yang dipilih oleh pemerintah sebagai pemasok batubara PLN.

Siapa lagi yang diuntungkan? jelas pembangkit listrik swasta yang listrik mereka wajib dibeli oleh PLN dengan dasar harga batubara tersebut.

COBA KPK USUT DONG HAL HAL YANG LANGSUNG MERUGIKAN RAKYAT SEMACAM INI.

Kebijakan yang menguntungkan swasta ini apakah bukan tindakan korupsi? kebijakan yang memperkaya swasta ini sangat merugikan rakyat.

Ingat Indonesia adalah salah satu negara penghasil batubara terbesar di dunia. Indonesia adalah negara eksportir batubara terbesar di dunia.

Kebijakan ini benar benar gila karena PLN  harus membeli batubara dengan harga tertinggi di dunia.

Kebijakan ini adalah kebijakan yang sangat mencekik rakyat, karena harga batubara yang tinggi itulah yang mengakibatkan tarif  listrik yang harus dibayar rakyat setinggi langit.[***]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...