21 June 2019

Embargo: Sampai Jum’at tgl 12 April 2019 Jam 16.30. Acara di Surabaya Prabowo

Oleh:  Bambang  SP

 

 
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Salam sederhana bagi kita semua
 
Bapak Presiden Prabowo Subianto yang kami banggakan
Sahabat pejuang 02 yang kami hormati
 
Perumahan merupakan aspek yang berpengaruh terhadap kualitas kehidupan manusia. Masalahnya selama lima tahun ini pemenuhan kebutuhan perumahan khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) ternyata tidak dapat diselesaikan oleh pemerintahan Jokowi. 

Janji Perumahan Sejuta Unit yang digembar-gemborkan pemerintah Jokowi ternyata hanya mampu diselesaikan 320.000 unit perumahan bersubsidi.

Pemerintahan Prabowo dan Sandi akan memberikan asset yg paling berharga untuk 1 juta rakyat dan keluarganya, yaitu rumah atau apartemen.

Ada 3 aspek yang harus diselesaikan segera : 1) lahan murah, terutama dalam bentuk alokasi tanah negara bagi perumahan baru, 2) Pembentukan Kementrian Perumahan Rakyat & Tata Kota yang koordinasikan berbagai pihak untuk menangani sektor perumahan dan tata-kota sehingga ada sinergi yang optimal antara pemerintah pusat pemerintah daerah dan swasta ; dan 3) ketersediaan dana dan system pendanaannya yang akan mendorong baik BUM Swasta, pemerintah, maupun masyarakat secara individu melaksanakan pembangunan perumahan.

Penyediaan lahan murah akan dilakukan dengan memanfaatkan tanah negara untuk perumahan rakyat. Sampai saat ini, land availability pada masing-masing daerah belum terdokumentasi dan terintegrasi dengan baik. Banyak lahan potensial yang dapat dimanfaatkan namun tidak termanfaatkan untuk pemenuhan perumahan. Pemanfaatan lahan negara akan dapat menekan biaya pembangunan perumahan rumah susun dan landed houses (rumah horizontal).

Biaya konstruksi dengan pola baru, akan dapat ditekan biayanya dengan pola yang lebih kompetitif,  dengan menghilangkan system kartel seperti yang terjadi saat ini.

Masyarakat akan diperingan dengan system pembiayaan  yang lebih murah dengan menurunkan tingkat bunga 7% menjadi 3,5% karena bank pelaksana hanya menjadi chanellimg agent dari dana negara untuk pembangunan rumah rakyat.

Kementrian Perumahan Rakyat & Tata Kota tidak saja melakukan pengembangan wilayah baru, tapi juga akan melakukan peremajaan Kawasan (urban renewal) dalam rangka meningkatkan ketersediaan lahan untuk pembangunan Apartemen Rakyat di perkotaan. Program Urban Renewal akan dilaksanakan di 20 kota besar dan menengah di Indonesia.

Dalam rangka mendorong perkembangan permukiman baru yang tertata,  di  pinggiran kota besar yang cepat tumbuh akan  dikembangkan 20 kawasan Guided Land Development untuk menghindari terbentuknya urban spawl.

Untuk itu diperlukan pembenahan institusi penanganan perumahan. Sifat perumahan yang sangat dekat demgan rakyat mewajibkan pemerintah kabupaten/kota diberi tanggung jawab secara jelas dalam penyediaan lahan dan pengaturan pembangunan. Akan dikeluarkan peraturan yang memberi peran penting pada pemerintah daerah secara tegas. Hal ini terutama terkait dengan penyediaan lahan dan pengaturan pembangunan pada tingkat implementasi. 

Pemerintahan Prabowo Subianto akan melaksanakan program pembangunan  1 juta rumah untuk rakyat setiap tahun, dan mendorong kebangkitan kembali sektor real estate Indonesia yg tahun2 terakhir mandeg dan lesu. Sektor perumahan dan real estate akan mengakibatkan tumbuh berkembangnya 150 subsector ikutan yang akan berdampak pada peningkatan lapangan kerja 3,5 juta orang landung maupun tidak lamgsung. Dengan semua langkah itu, sumbangan sektor perumahan rakyat dan real estate akan menambah 1,5-2% pada pertumbuhan ekonomi Indonesia yang ini mandeg di 5%.

Ir.Bambang SP adalahWakil Rektor III Bidang Kerjasama, Penelitian dan Inovasi

Ketua LPPM - ITB

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...