21 October 2019

Cukup Bagus, Presentasi Jokowi di APEC Beijing Dipuji M.Amien Rais

JAKARTA — Ketua Majelis Pertimbangan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais memuji pidato Presiden Joko Widodo pada forum APEC CEO Summit di Beijing, Senin (10/11/2014). Meski mengaku tak melihat keseluruhan pidato Jokowi, Amien menilai, pidato yang disampaikan Jokowi cukup bagus.

"Saya tidak melihat semuanya, tetapi saya sempat beberapa menit melihat. Menurut saya cukup bagus," kata Amien, seusai acara deklarasi dan pengukuhan kepengurusan Koalisi Merah Putih DKI Jakarta, di Hotel Gran Melia, Jakarta, Selasa (11/11/2014).
 

TRIBUNNEWS/DANY PERMANA Ketua Majelis Pertimbangan Partai Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasinal Amien Rais menyampaikan pidato dalam acara pengukuhan pengurus Dewan Pimpinan Daerah PAN Jakarta Utara, Sabtu (28/12/2013). Dalam pidatonya Amien menegaskan kembali semangat kader PAN yang akan memenangkan pemilu 2014, dan menjadikan Ketua Umum PAN Hatta Rajasa sebagai Presiden RI.

Amien berharap, apa yang disampaikan oleh Jokowi bisa segera direalisasikan. Terlebih lagi, pidato Jokowi mendapatkan sambutan positif dari para delegasi yang hadir.
"Sambutan dari para delegasi juga bagus. Sekarang tinggal bagaimana follow-up-nya," ujar mantan Ketua MPR itu.
Seperti dikutip dari harian Kompas, Jokowi memanfaatkan forum APEC CEO Summit di Beijing untuk menawarkan peluang investasi pembangunan infrastruktur yang terkait konektivitas di Tanah Air. Sekitar 500 pemimpin perusahaan terkemuka dari 21 negara di Asia Pasifik tampak antusias dengan paparan Jokowi.

Dalam forum itu, Jokowi tidak berpidato dengan teks, tetapi menyampaikan presentasi dalam bahasa Inggris dan memanfaatkan slide layar lebar. Di situ, ia menampilkan grafis peta Indonesia serta data statistik sebagai penunjang. Itu paparan perdana Jokowi dalam forum internasional sebagai Presiden.

Mengawali presentasinya, Jokowi memberikan gambaran tentang Indonesia yang memiliki 17.000 pulau dengan populasi penduduk sekitar 240 juta jiwa. Selanjutnya, ia menjelaskan agenda pembangunan di Indonesia ke depan yang fokus pada konektivitas maritim, pembangunan 24 pelabuhan, dan transportasi massal kereta api, serta pembangkit listrik 35.000 MW.

Jokowi menggambarkan bagaimana konektivitas antarpulau belum terbangun dengan baik sehingga ada kesenjangan harga komoditas barang antara pulau yang satu dan yang lain. Ia mencontohkan harga semen di Papua yang bisa mencapai 25 kali lipat dari harga di Pulau Jawa.

Selain memaparkan peluang yang ada, Jokowi jujur mengungkapkan adanya sejumlah masalah yang menghambat pembangunan di Indonesia, mulai dari birokrasi perizinan, pembebasan lahan, hingga ketersediaan listrik. Namun, ia juga berusaha meyakinkan kalangan usaha di Asia Pasifik bahwa persoalan-persoalan itu akan menjadi fokus pembenahan dari pemerintahannya.

Mengakhiri presentasinya, Jokowi mengundang kalangan usaha pada forum APEC untuk berinvestasi dalam pembangunan di Indonesia.

"Kami menantikan Anda untuk datang ke Indonesia dan berinvestasi di Indonesia," ujar mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Pidato perdana Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Asia Pasific Economic Cooperation (APEC) Economic Leaders' Meeting di Beijing, Tiongkok, diapresiasi. Pidato Jokowi itu dianggap menarik karena langsung menyentuh pokok persoalan dan tidak bertele-tele.

"Pidato Jokowi dalam bahasa Inggris di APEC Forum strateginya brilian, langsung ke pokok persoalan, sekaligus menjawab kebutuhan CEO Forum," kata pengamat komunikasi politik, Effendi Ghazali, kepada Kompas.com, Selasa (11/11/2014) pagi.

Effendi menilai, Jokowi brilian karena pidatonya berbeda dengan banyak tokoh dunia yang menyampaikan pidato hanya menyinggung aspek makro di acara seperti itu.

Ia bahkan menganggap beberapa tokoh dunia cenderung basa-basi atau sekadar memenuhi aspek seremonial.

Sementara itu, Jokowi, kata Efendi, berpidato di forum internasional dengan gaya baru. Effendi juga memuji gaya pidato Jokowi yang dilengkapi dengan presentasi sehingga membuatnya seakan bebas bergerak menyampaikan hal makro sampai ke mikro.

"Saya sebut to the point karena dalam jangka waktu sekitar 13 menit Jokowi mampu memaparkan apa yang ingin dia lakukan untuk Indonesia sesuai dengan visi misinya sebagai Presiden baru," ujar Efendi.

Selanjutnya, Efendi juga menyampaikan bahwa pidato Jokowi memenuhi harapan peserta APEC karena menyampaikan hal-hal yang dibutuhkan dan sesuai dengan forum tersebut. Ia bahkan mencatat beberapa kali Jokowi menegaskan tagline "this is your opportunity" sehingga memperkuat argumentasi dari pidato yang dipresentasikan.

Bagi Effendi, sangat lumrah jika penampilan Jokowi di kancah internasional akan dibanding-bandingkan dengan Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono. Terlebih lagi, fakta saat ini memang membuktikan jika kemahiran bahasa Inggris SBY lebih baik daripada Jokowi.

Namun, Effendi yakin, kemampuan Jokowi tampil di panggung internasional akan terus meningkat. Suatu saat nanti, ia memprediksi Jokowi akan menjadi ikon tokoh dunia yang memiliki gaya khas, tetapi mampu menyampaikan gagasan dengan tepat.

"Biar saja Presiden Jokowi memiliki keunikan dan gaya-gaya presentasi tersendiri. Saya yakin, Jokowi akan mendapat tempat tersendiri dalam gayanya berpidato di forum internasional," ucap Effendi.

Herdi Sahrasad dan Philips Vermonte Memuji Presentasi Jokowi di forum APEC Beijing

 

Presentasi Presiden Jokowi di forum APEC, Beijing sangat baik, jelas dan terang.  Pidato Jokowi itu  bisa menjadi spirit dan inspirasi orang-orang desa dan rakyat biasa di Indonesia untuk berlomba kebajikan, berprestasi dan berkomitmen pada bangsa, seraya tampil dengan kelugasan  jadi pemimpin sejati. Demikian pandangan dosen Universitas Paramadina Dr Herdi Sahrasad, Selasa ini.

''Jokowi telah tampil sebagai dirinya sendiri, mencerminkan orang Jawa yang berusaha tampil di hadapan dunia, dengan gaya dan caranya sendiri. Jokowi adalah Jokowi,  saya berempati padanya, dialah representasi wong ndeso yang memikat dunia,'' ujar pengamat politik Univ. Paramadina itu.

Sementara Dr. Philips Vermonte, penelisi CSIS, menuturkan: ''Pleasant surprise dari Jokowi buat kaum feodal yang karena tampak luarnya menganggap Jokowi nggak bisa komunikasi dalam Inggris, ndeso, petruk pingin dadhi ratu dan semacamnya alias nggak pantas jadi presiden.''

''Cek diri Anda masing-masing, punya bakat atau termasuk kaum feodal begitu bukan? Di seluruh dunia, kaum feodal habis dilindas sejarah,'' imbuhnya

Kata  dia: Oh iya, jangan lupa bahwa Nabi Muhammad dan kaum Muslimin awal dulu sejatinya adalah juga musuhnya kaum feodal Quraish.

Herdi  menambahkan Jokowi sudah menunjukkan jati dirinya selaku pemimpin Indonesia yang sahaja dan mampu tampil apa adanya di forum dunia (APEC Beijing). Dan Philips Vermonte mengingatkan, ''Kita sering dengar banyak orang suka berandai-andai ingin hidup di masa Nabi, karena merasa alim jadi merasa pasti akan masuk kelompok pembela dan pencinta Nabi.''

''Coba introspeksi lagi, kalau mengidap pikiran feodal di masa sekarang, ya kemungkinan kalau Anda hidupnya di zaman itu malah akan jadi bagian dari kaum feodal Quraish yang memusuhi Nabi,'' imbuh Philip.

Dalam presentasi berdurasi sekitar 13 menit itu, Jokowi menerangkan program-program kerjanya, yang akan dilakukan, seperti pencabutan subsidi BBM untuk kegiatan yang lebih produktif, pembangunan tol laut, serta menjanjikan kemudahan dalam mengurus izin usaha.

Pada akhir pidato, Jokowi mengajak semua negara-negara Asia Pasifik untuk datang dan menanamkan modalnya di Indonesia.

Menurut pantauan KompasTekno, penonton video tersebut menyampaikan bermacam komentar. Mayoritas komentar berasal dari Indonesia. Ada yang memuji, ada pula yang mengomentari kemampuan berbahasa Inggris orang ke-7 yang menjadi Presiden RI itu.

Presiden Jokowi dijadwalkan menghadiri KTT APEC di Beijing, Tiongkok, pada 8-12 November 2014. Kunjungan kerja tersebut menjadi yang pertama bagi Jokowi semenjak dilantik pada 20 Oktober 2014 lalu. 

Selain menghadiri KTT APEC, Jokowi juga dijadwalkan menghadiri ASEAN Summit di Myanmar pada 12-14 November 2014, kemudian melanjutkan perjalanan ke acara G-20 Leaders' Summit di Brisbane, Australia, pada 15-16 November 2014.

Video presentasi Jokowi dalam ajang KTT APEC bisa dilihat di situs YouTube atau melalui tautan berikut ini.
          

                herdi sahrasad                                                                          

  Philip Vermonte

  Menurut pantauan KompasTekno, penonton video tersebut menyampaikan bermacam komentar. Mayoritas komentar berasal dari Indonesia. Ada yang memuji, ada pula yang mengomentari kemampuan berbahasa Inggris orang ke-7 yang menjadi Presiden RI itu.

Presiden Jokowi dijadwalkan menghadiri KTT APEC di Beijing, Tiongkok, pada 8-12 November 2014. Kunjungan kerja tersebut menjadi yang pertama bagi Jokowi semenjak dilantik pada 20 Oktober 2014 lalu. 

Selain menghadiri KTT APEC, Jokowi juga dijadwalkan menghadiri ASEAN Summit di Myanmar pada 12-14 November 2014, kemudian melanjutkan perjalanan ke acara G-20 Leaders' Summit di Brisbane, Australia, pada 15-16 November 2014.

Video presentasi Jokowi dalam ajang KTT APEC bisa dilihat di situs YouTube atau melalui tautan berikut ini.   (Konf/facebook/k)
 

Tags: 
Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...