26 May 2019

Awal Munculnya Peradaban di Dunia

Abstrak

Dalam konteks penulisan sejarah,munculnya Peradaban di Dunia, pada dasarnya menjelaskan proses kesejarahan tentang kemunculan peradaban yang ada di dunia. Dalam hal ini, tentunya peradaban yang dimaksud adalah kemunculan peradaban awal yang pada akhirnya mampu bertransformasi menjadi jenis peradaban baru di tempat lain. Beberapa jenis kemunculan peradaban yang dibahas bukan berarti mencakup seluruh kemunculan peradaban yang ada di dunia, akan tetapi lebih menekankan pada beberapa peradaban penting yang menjadi simpul bagi perkembangan peradaban yang ada di dunia. Tulisan ini dimulai dengan menguraikan tentang proses kemunculan peradaban yang ada di Timur Dekat Kuno.

Beberapa peradaban yang ada di wilayah ini diantaranya adalah Kerajaan Babilonia, Mesir serta Asia Kecil. Selain beberapa kerajaan penting ini, dalam pembahasan tentang Timur Dekat Kuno, juga disertakan pembahasan mengenai Suku Bangsa Phoenesia, yang memiliki perkembangan peradaban berbeda dari kemunculan peradaban lain yang cenderung berada di sekitar lembah sungai. Bangsa Phoenesia, selain telah memiliki pengetahuan aksara atau sistem kebahasaan, mereka yang justeru hidup di gurun gersang, pada akhirnya mampu mengendalikan roda perdagangan yang ada di sekitar pantai Siria hingga Palestina. Bangsa Phoenesia menjadi bagian penting dalam proses perkembangan peradaban di Timur Dekat Kuno. Peradaban selanjutnya adalah peradaban Yunani.

Peradaban Yunani muncul dan berkembang dari hasil transformasi peradaban yang berkembang di Timur Dekat Kuno. Melalui Laut Mediterania, peradaban Timur Dekat melesat ke arah timur laut menuju Yunani. Peradaban Yunani mulai berkembang dan pada prosesnya, peradaban Yunani justeru bertransformasi serta memberi sumbangsih terhadap kemunculan peradaban Romawi sebagai cikal bakal Peradaban Barat Klasik. Peradaban Romawi yang secara bertahap menunjukkan kemajuannya, pada akhirnya justeru melesat jauh melebihi perkembangan peradaban induknya yakni Yunani dan Timur Dekat. Peradaban Romawi berkembang seiring dengan laju perkembangan perluasan wilayah kekuasaan yang dimiliki oleh Kekaisaran Romawi. Peradaban Romawi merupakan peradaban yang sangat maju dan menjadi dasar bagi kemajuan peradaban Barat hingga saat ini dapat dirasakan oleh manusia di belahan dunia. Peradaban berikutnya adalah peradaban yang ada di Asia Timur, atau dalam konteks yang lebih sepesifik adalah Peradaban China yang muncul dan berkembang di sekitar Lembah Sungai Huang Ho atau Kuning. Lembah Sungai Kuning menjadi daerah awal dari proses berkembangnya peradaban yang ada di China dan sekitarnya. Selain peradaban China, peradaban lain juga terus mengalami perembangannya masing-amsing. Peradaban lain ini berada di arah timur dan tenggara.

Peradaban itu adalah Peradaban yang berada di sekitar Lembah Sungai Indus. Peradaban yang berkembang di sekitar Lembah Sungai Indus ini adalah peradaban yang dibangun oleh Suku Bangsa Dravida yang saat itu telah menciptakan sebuah peradaban besar pada masanya. Dua kota kembar itu adalah Harappa dan Mohendjodaro. Ketika dua kota kembar ini diluluhlantahkan oleh air bah yang menggenangi Lembah Sungai Indus, maka perkembangan peradaban selanjuitnya justeru terjadi di sekitar arah tenggara dari dua kota kembar itu. Peradaban ini berkembang di jantung wilayah India yakni di Indrapura dan terus meluas hingga kearah timur di sekitar Lembah Sungai Gangga. Ketika peradaban India menunjukkan perkembangan yang cukup pesat, maka tidak menutup kemungkinan bahwa peradaban itu menyeberang ke arah tenggara yakni di wilayah Sumatera, Jawa, dan sekitarnya, yang kemudian akrab disebut Nusantara. Peradaban awal yang muncul di wilayah Nusantara ini sangat berfariasi, yakni muncul di beberapa daerah kepulauan yang tersebar di Nusantara dan sekitarnya. Di Sumatera, terdapat sebuah kerajaan yang cukup berkembang dan akrab disebut sebagai Kerajaan Sriwijaya. Kerajaan ini terus melakukan ekspansi kekuasaannya, hingga ke Jawa. Di Jawa sendiri, bukan berarti tidak ada kerajaan yang saat itu muncul sebagai penguasa lokal, beberapa kerajaan penting di Jawa saat itu adalah Kerajaan Kediri, Singosari, yang kemudian disusul oleh Majapahit. Dalam konteks ini, perkembangan Kerajaan Majapahit menjadi pembahasan penting daripada Kerajaan Kediri dan Singosari.

Kerajaan Majapahit terus mengalami perkembangan, hingga akhirnya kerajaan ini mampu memperluas wilayah kekuasaannya ke beberapa daerah di sekitarnya yang kemudian wilayah itu sedikit banyak merepresentasikan wilayah kekuasaan Negara Indonesia dan sebagian negara tetangga.

Tipe Item: Buku
Kata Kunci: Peradaban Dunia
Subjek: 900 Sejarah dan Geografi > 909 Sejarah Dunia, Peradaban
Lembaga/Fakultas/Jurusan: Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Depositing User: Susmihara Susmihara
Date Deposited: 06 Oct 2017 07:17
Last Modified: 06 Oct 2017 07:34
URI: http://repositori.uin-alauddin.ac.id/id/eprint/5000
Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...