25 May 2018

Aksi 112 dari Masjid Untuk Revolusi Islam

Oleh: Faizal Assegaf
Ketua Progres 98

Rezim Jokowi dan Polri melarang aksi superdamai 112 dilakukan dalam bentuk long march sebab dicurigai dapat menimbulkan gejolak politik.

Umat Islam “dipaksakan” tunduk pada kehendak penguasa agar aksi Bela Islam harus dilakukan sebatas sholat subuh dan Zikir Akbar di lingkungan masjid Istiqlal.

Tanpa disadari, tekanan dan paksaan tersebut justru akan membuahkan kebangkitan revolusi Islam yang dimulai dari masjid sebagai wadah pemersatu.

Penguasa dan Polri begitu getol menghalangi arus aspirasi umat Islam, namun fakta membuktikan dalam aksi 411 dan 212, semua upaya agitasi dan intimidasi gagal total.

Tegasnya, semakin ditekan dan dizalimi, justru makin memicu rasa solidaritas umat Islam dari seluruh Indonesia untuk bersatu menggelar Aksi Bela Islam.

Rezim Jokowi kian bertindak gelap mata, kehilangan nurani serta terkesan menunjukan permusuhan kepada umat Islam. Wajar bila makin menuai reaksi perlawanan!

Perlakuan ketidakadilan itu muncul dengan aneka kriminalisasi terhadap ulama, propoganda busuk, fitnah keji dan segala rupa kebencian secara membabi-buta.

Jelas membuat hati umat Islam terluka dan terus bangkit menuntut keadilan melalui serangkaian Aksi Bela Islam yang kian membesar.

Umat Islam tidak rela kesucian Al Qur’an dan ulama dihinakan. Tindakan biadab tersebut harus diakhiri, jika tidak akan memicu gelombang protes yang lebih mengkhawatirkan.

Ihwal gerakan protes yang menunut keadilan akan muncul dari penyatuan potensi umat Islam yang terpusat dalam gerakan aksi 112 di Masjid Istiglal.

Tak perlu long march, toh kalau jutaan kaum muslim telah bersatu dan berkosentrasi di masjid Istiqlal, maka suara protes itu jauh lebih bergema dan membuat rezim Jokowi ketakutan.

Mengapa jutaan umat Islam giat melancarkan protes? Demi menuntut oknum penista agama alias Ahok segera dipenjarakan serta hentikan kriminalisasi terhadap ulama!

Jika suara aspirasi umat Islam diabaikan maka sudah pasti akan menimbulkan masalah serius bagi penguasa dan aparat penegak hukum.

Puncak dari kemarahan umat Islam sulit dibayangkan. Tidak mustahil bakal memicu ledakan politik nasional yang berujung pada desakan penggulingan rezim Jokowi.

Oleh sebab itu, hukum harus ditegakkan secara adil, stop menzalimi ulama, penjarakan Ahok serta hentikan perlakukan semena-mena kepada umat Islam!

Selamat berjuang, bersatulah umat Islam demi tegakknya keadilan, melindungi NKRI dari tangan-tangan jahat yang berkuasa secara culas dan tidak manusiawi.[***]

Category: 
Loading...
Jumat, 25 May 2018 - 02:12
Jumat, 25 May 2018 - 01:55
Jumat, 25 May 2018 - 01:45
Jumat, 25 May 2018 - 01:36
Jumat, 25 May 2018 - 01:30
Jumat, 25 May 2018 - 01:24
Kamis, 24 May 2018 - 23:02
Kamis, 24 May 2018 - 22:57
Kamis, 24 May 2018 - 22:46
Kamis, 24 May 2018 - 21:18
Kamis, 24 May 2018 - 21:09
Kamis, 24 May 2018 - 20:32

Pages