23 January 2018

Akankah Reklamasi dan Dugaan Korupsi Ahok tertutup Bom Teror?

Oleh: Muslim Arbi
(Gerakkan Aliansi Laskar Anti Korupsi)

Hanya jarak 1 pekan, yaitu tanggal 16 Mei dan 27 Mei, Tokoh Pelopor Reformasi yang kerap di juluki Bapak Reformasi, Prof Dr M Amien Rais Msc, tampil di Gedung DPR, senayan sebagai Pembicara Utama dalam dua tema besar pembahasan. Yakni Reklamsi Teluk Jakarta dan Peluncuran Buku Usut Tuntas Dugaan Korupsi Ahok. Ini menarik untuk di simak, tentunya.

Pada Topik bahasan soal Reklamsi dan diakhiri dengan Rekomndasi di antara nya Tolak Reklamsi itu, selain Pak Amien Rais, juga tampil Dr Ir Sri Bintang Pamungkas, yang belum keluar dari penjara dengan tuduhan makar yang tidak terbukti itu. Dan juga pembicara lain nya. Di acara ini Pak Amien menantang Menko Maratim dan Sumber Daya, Jendral (purn), Luhut Binsar Panjaitan.

Luhut pun menjanjikan abis lebaran akan sampaikan ke publik soal reklamsi. Padahal Para Mahasiswa pun sdh menantang Mantan Menperindag, Presiden Abdurahman Wahid itu, tapi terlihat, Luhut tidak ladeni. Tidak jelas alasan nya? Apa data nya dan alasan nya tidak kuat atau apa?

Tapi ada yang menarik soal Reklamsi yang di bahas itu. Terungkap ada kucuran Dana Politik kepada Pejabat Rp 10 Triliun. Sumber lain sebutkan Rp 12 Triliun. Dan ada desakan kuat untuk usut kasus Reklamsi yang beraroma KKN itu.

Selain Reklamsi, Pak Amien Rais juga tampil sebagai pembahas Utama pada 23 Mei bersama sejumlah nara sumber membedah Buku Dr Marwan Batubara, mantan Senator dari DKI, dengan judul “Usut Tuntas Dugaan Korupsi Ahok. Sejak diluncurkan sampai saat ini, buku tersebut ramai di bicarakan para Aktifis dan Publik.

Sepekan terakhir, jelang Ramdhan bertepatan dengan malam akan libur untuk peringati kenaikan Nabi Isa Almasih, Masyarakat DKI dan Rakyat Indonesia di kejutkan dengan Bom Bunuh Diri di Terminal Kampung Melayu yang menewaskan beberapa polisi, seorang kader HMI, warga dan melukai sejumlah warga maupun Anggota Kepolisian yang sedang Kawal Pawai Obor Sambut Ramdhan.

Tentu nya, kejadian itu setidak nya membuyarkan opini dan perbincangan soal Isu Reklamsi dan Dugaan Korupsi Ahok yang belum tuntas di usut KPK. Selain dua isu utama itu, juga krimimalisasi Ulama dan Tes DNA Presiden Joko Widodo yang juga diungkap oleh Pak Amien Rais di Komnas HAM beberapa waktu lalu.

Tapi meski terjadi ada Bom Bunuh Diri dadakan yang di kecam oleh Semua Pihak karena sdh di tengarai telah di beritakan oleh Sumber BBC sebelum nya bahwa akan ada peristiwa ledakan itu, penulis yakin, letupan Bom itu tidak akan mengalihkan isu utama dalam sepekan terakhir. Sehingga agenda Utama dan Pesan yang di bawa oleh ledakan Bom itu pasti gagal.

Mungkin saja, menjelang Puasa Ramadhan, sehingga Para Aktis dan Tokoh2 penggerak semangat juang Rakyat seperti Pak Amien Rais, Mas Sri Bintang Pamungkas, Marwan Batubara, Djokoedhi Abdurrhman dll, pasti sibuk olah jiwa dan raga selama sebulan penuh dalam suasana Ramadhan. Tapi setelah Ramdhan, isu2 Utama dan strategis untuk perbaikan Bangsa dan Negara itu akan di mainkan lagi.

Bom Kampung Melayu itu, dijamin tidak akan alihkan perhatian Publik terhadap Reklamsi, Dugaan Korupsi Ahok, Kriminalisasi Ulama dan Tes DNA Presiden Joko Widodo.

Solo, 25 Mei 2017

Tags: 
Category: 

SCROLL KE BAWAH UNTUK MEMBACA BERITA LAINNYA


loading...

Related Terms



loading...

Baca juga


Loading...