19 December 2018

Wenger Menyesal Arsenal Ditahan Imbang Liverpool

KONFRONTASI -  Pelatih Arsenal, Arsene Wenger, menyayangkan timnya tidak dapat mempertahankan keunggulan pada menit-menit akhir pertandingan melawan 10 pemain Liverpool di Anfield.

Gol dari Mathieu Debuchy dan Olivier Giroud membuat Arsenal balik unggul 2-1 setelah sebelumnya tertinggal lebih dulu oleh gol Philippe Coutinho. Sayang, keunggulan itu sirna di masa injury time babak dua.

Tandukan keras Martin Skrtel mengamankan satu poin untuk tuan rumah. Meski Wenger menilai hasil imbang adalah hasil yang pas, namun kegagalan di saat-saat akhir sangat mengecewakan "Sang Profesor".

"Tadi adalah pertandingan yang intens. Kami menyesal harus kemasukan sebuah gol lewat bola mati di menit akhit. Tapi secara keseluruhan itu hasil yang adil," ujar Wenger pada Sky Sports.

"Tugas utama saya adalah memenangkan pertandingan, tapi kami terima hasil imbang ini. Yang rasa menyesal akan menghantui ketika unggul 2-1 dan sisa beberapa menit saja. Secara objektif, ini hasil yang adil," lanjutnya.

Permainan Arsenal jauh lebih disiplin dibandingkan kunjungan terakhir mereka ke Anfield musim kemarin. Ketika itu, tim asal London utara pulang dengan rasa malu usai dibantai 1-5 dan kebobolan empat gol dalam 20 menit saja.

Wenger pun menilai beberapa pemain sempat masih merasakan hal tersebut. Itu kenapa Arsenal bermain sangat berhati-hati sepanjang awal babak pertama.

"Kami punya masalah, kejadian tahun lalu masih dalam ingatan kami. Kami bermain tidak bagus dan sering kehilangan bola. Kami tidak mengalir. Babak kedua lebih baik saat unggul 2-1, ini hasil yang adil," imbuhnya.[viva]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...