18 June 2019

Transfer Salah Bukti Liverpool Tak Lagi Main-main

Konfrontasi - Liverpool telah resmi mendatangkan Mohamed Salah. Pemain asal Mesir tersebut ditebus dengan harga £39 juta (Rp659 miliar) dari AS Roma. Jumlah itu membuat rekor transfer termahal sepanjang sejarah klub terpecahkan.

Sejak 2011 lalu, rekor pemain termahal milik Liverpool dipegang oleh Andy Carroll. The Reds butuh merogoh kocek mencapai £35 juta (Rp588,4 miliar) untuk membajaknya dari Newcastle United.

Dengan keberanian membeli pemain berusia 25 tahun dengan harga mahal, Liverpool seolah ingin membuktikan jika mereka tak lagi main-main. Finis di peringkat 4 Premier League musim membuat mereka akan bersaing di Liga Champions.

Dan itu mengharuskan manajer Liverpool, Juergen Klopp menambah kekuatan tim besutannya. Salah dipercaya mampu membantu lini depan The Reds semakin tajam. Biasa berposisi di sayap, dia juga punya pengalaman mumpuni.

Pada musim 2013/2014, Salah pernah bermain untuk Chelsea. Di sana selama dua musim, dia tidak bisa maksimal. The Blues hanya memainkannya dalam 13 laga, dan kontribusinya pun hanya dua gol di Premier League.

Beruntungnya, sejak di Roma dia mampu membuktikan diri layak kembali mentas di Inggris. Salah selalu jadi andalan I Luppi ketik di berbagai ajang.

Klopp yang selama ini memantau tak perlu berpikir panjang untuk mendaratkan Salah di Anfield. Dengan kecepatan yang luar biasa, juru taktik asal Jerman itu percaya daya gedor tim besutannya bakal lebih berbahaya.

"Mohamed punya paduan sempurna dari pengalaman dan potensi. Ini adalah perekrutan yang sangat membuat kami senang," ujar Klopp di laman resmi  Liverpool.

Di musim depan, Salah akan menggunakan nomor punggung 11, yang di musim lalu dikenakan Roberto Firmino. Sedangkan pemain asal Brasil tersebut nantinya menggunakan nomor punggung 9.

Haus Gelar Juara

Terhitung sudah lima musim The Reds tak pernah mampu mengangkat trofi gelar juara. Terakhir kali mereka memenangkan kejuaraan adalah Piala Liga Inggris pada 2011/2012 silam. Sisanya, mereka hanya jadi runner up.

Dengan puasa gelar selama lima musim, kini mulai tumbuh rasa optimistis dalam diri para pemain Liverpool. Mereka mulai berani pasang target juara, setelah pencapaian musim lalu di Premier League.

"Finis empat besar musim kemarin memberikan kami landasan lagi untuk mengejar trofi musim depan dan inilah yang kami inginkan dan yang para pemain di ruang ganti mau," kata kiper Liverpool, Simon Mignolet dikutip Soccerway.

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...