17 September 2019

Olivier Létang: Jangan Kemana-mana Eduardo Camavinga!

KONFRONTASI -  Paris Saint-Germain (PSG) menelan kekalahan di pekan kedua Ligue 1 2019/2020. Stade Rennais berhasil membuat Kylian Mbappe dan kawan-kawan tertuduk malu setelah mereka menang 2-1 dari Les Parisien. Walau baru dua pertandingan, melihat PSG duduk di papan tengah Ligue 1 adalah sesuatu yang asing dalam beberapa tahun terakhir.

Kemenangan Rennais seharusnya bukanlah sesuatu yang mengejutkan mengingat dari delapan pertemuan terakhir, Les Rouge et Noir hampir selalu menyulitkan PSG. Menang tiga kali, termasuk di final Coupe de France 2018/2019. Jika ada kesebelasan yang bisa mengganggu dominasi PSG di Prancis, Rennais seharusnya disebut menjadi salah satunya.

Namun kemenangan kali seakan menjadi spesial karena sekaligus memperkenalkan talenta Eduardo Camavinga kepada dunia. Camavinga merupakan arsitek dari gol kemenangan Les Rouge et Noir pada pertandingan tersebut. Berkat kontribusi tersebut, dia tercatat sebagai pemain termuda yang pernah menjadi arsitek gol di Ligue 1.

Ditambah dengan statusnya sebagai pemain termuda yang mendapat kontrak profesional dari Rennais, nama Camavinga langsung digadang-gadang akan menjadi pemain besar di masa depan. Apalagi lawan yang berhasil ia kandaskan adalah PSG, penguasa sepakbola Prancis (sejak 2012/2013) dan salah satu kesebelasan terkaya di dunia.

Laga melawan PSG tersebut membuat Real Madrid, Manchester City, FC Barcelona, Arsenal, dan Tottenham disebut menginginkan jasanya. Hanya dengan satu pertandingan dan klub-klub ternama dunia langsung melirik.

Talenta Camavinga memang sudah mendapatkan cukup pengakuan di Prancis. Diorbitkan di musim 2018/2019, Rennais langsung menyodorkan kontrak baru hanya dari 364 menit yang ia jalani di kampanye pertamanya. “Kami sangat senang bisa mengunci jasa Eduardo [Camavinga] hingga 2022. Dia adalah produk asli akademi Rennais dan sudah diminati oleh berbagai kesebelasan lain,” kata Presiden Rennais Olivier Létang.

Musim 2019/2020 dipercaya akan menjadi kesempatan pertamanya untuk membuktikan diri bahwa ia cukup layak untuk diandalkan Les Rouge et Noir. “Talentanya sudah tersebar. Jika ia bisa tampil sebagus pertandingan pertama melawan Montpellier, dirinya akan punya tempat yang bagus di tim ini,” kata Kepala Pelatih Rennais Julien Stéphan.

“Eduardo masih muda, tentu dirinya masih akan terus berkembang. Kita harus menjaganya karena ia belum terbiasa menjalani laga intens secara berturut-turut. Saya juga perlu mulai bicara dengannya agar ia bisa beranjak dengan tenang,” aku Stephan.

“Saya sangat jarang melihat talenta seperti dia. Dirinya adalah pemain berkualitas yang sangat berguna ketika Anda ingin mempertahankan tekanan sekalipun saat sudah unggul. Dia rajin membantu pertahanan dan berbahaya di depan gawang lawan,” tambah Jo Burel, pelatih pertama Camavinga di AGL-Drapeau Fougeres.(Jft/Ligalaga)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...
Senin, 16 Sep 2019 - 20:09
Senin, 16 Sep 2019 - 20:05
Senin, 16 Sep 2019 - 19:59
Senin, 16 Sep 2019 - 19:57
Senin, 16 Sep 2019 - 19:53
Senin, 16 Sep 2019 - 19:46
Senin, 16 Sep 2019 - 19:44
Senin, 16 Sep 2019 - 19:41
Senin, 16 Sep 2019 - 19:39
Senin, 16 Sep 2019 - 19:37
Senin, 16 Sep 2019 - 19:35
Senin, 16 Sep 2019 - 19:32