23 November 2019

Morata Mulai Rasakan Tekanan Media di Inggris

Konfrontasi - Tekanan main di Liga Primer Inggris memang sangat berat, apalagi untuk pemain dengan transfer mahal. Tekanan itu mulai dirasakan penyerang anyar Chelsea, Alvaro Morata.

Morata menjadi bulan-bulanan di media-media Inggris dan juga media sosial pascakekalahan Chelsea atas Arsenal di ajang Community Shield. Pemain asal Spanyol menjadi sorotan karena kegagalannya mencetak gol dalam adu penalti.

Setelah didatangkan dari Real Madrid dengan nilai transfer 70 juta Poundsterling, Morata memang baru dua kali tampil di laga pramusim bersama The Blues. Di ajang Community Shield, pemain berusia 24 tahun baru dimainkan di menit ke-74.

Tapi, hal itu tetap tak bisa ditolerir media-media Inggris yang dinilai kejam. Cacian kepada Morata pun terjadi di media sosial. Mantan pemain Juventus itu sadar, dengan nilai transfer dirinya yang mahal, kesalahan sekecil apapun pasti menjadi sorotan.

"Saya sadari nilai transfer saya memang besar, tapi saya punya kepribadian tetap tenang dan terus berada di jalan yang tepat. Saya baru main dua kali di pramusim, 15 menit tampil secara resmi, dan gagal menendang penalti. Tapi mereka langsung menghujat. Jadi, saya sudah tahu apa yang akan dihadapi ke depannya," ujar Morata, dikutip dari Soccerway.

"Ini adalah konsekuensi yang harus diterima dengan nilai transfer sebesar. Ini menjadi motivasi saya dan membuat saya ingin bekerja lebih keras lagi setiap hari," katanya. (ini/mg)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...