24 June 2019

FIFA Antusias dengan Terobosan Gojek Traveloka di Liga 1

Konfrontasi - Respons positif ditunjukkan FIFA terkait terobosan di kompetisi GoJek Traveloka Liga-1 2017. FIFA antusias menyambut regulasi setiap klub kontestan wajib daftarkan lima pemain U-23 dengan tiga di antaranya harus diturunkan minimal pada 45 menit pertama.

Regulasi itu mendorong forum komunikasi antara PSSI, PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai operator kompetisi, dan klub meningkatkan jumlah pergantian pemain di setiap laga. Dari tiga kali yang selama ini berlaku sesuai Laws of the Games FIFA menjadi lima kali pergantian.

Terobosan itu diterapkan guna menjaga kualitas kompetisi sekaligus jadi fondasi proyek jangka panjang yang berimplikasi ke Tim Nasional (Timnas) Indonesia. Terobosan itu berformat 3 + 2 atau tiga pergantian pemain senior atau asing dan dua pergantian pemain U-23.

Terobosan itu dipertontonkan mulai pada pertandingan perdana pada Sabtu, 15 April 2017. Momen kickoff GoJek Traveloka Liga-1 2017 yang menggelar dua laga syarat gengsi. Di Banjarmasin, tuan rumah Barito Putera hadapi Mitra Kukar dengan skor 2-1. Di Bandung, tuan rumah Persib Bandung ladeni Arema FC.

"Sambil menunggu keputusan tetap FIFA, terobosan ini dijalankan. Menurut saya, fokus FIFA bukan ke soal jumlah pergantian pemain, melainkan pada pemberdayaan pemain U-23. Ke depan, tak mustahil FIFA mendorong pemain yang lebih muda,” ujar Plt Sekjen PSSI, Joko Driyono.

Selain itu disampaikan Joko Driyono, FIFA telah berkirim surat kepada Plt Sekjen PSSI pada Rabu, 12 April 2017, sebagai balasan atas surat PSSI berisikan rencana penerapan regulasi lima pergantian pemain bagi setiap klub di laga-laga GoJek Traveloka Liga-1 2017.

Aturan dasar soal pergantian pemain yang berlaku selama ini dibuat Internasional Fooball Association Board (IFAB). Dalam artikel 03 ayat 2 disebutkan maksimal tiga kali pergantian pemain di kompetisi resmi yang digulirkan federasi di bawah naungan FIFA.

PSSI juga bersurat ke FIFA mengingat regulasi lima kali pergantian pemain berbeda dengan yang selama ini berlaku. Juga karena keikutsertaan klub wakil Indonesia di kompetisi level Asia yang dikelola AFC.

FIFA menyambut positif upaya PSSI memajukan sepakbola, khususnya terkait usia muda. FIFA menyatakan bakal menganalisa terobosan itu dan siap memberikan penilaian plus minusnya. Yang pasti, seperti kata Joko Driyono, FIFA mendukung penuh sisi promosi pemain muda. (vv/mg0

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...
Senin, 24 Jun 2019 - 11:56
Senin, 24 Jun 2019 - 11:49
Senin, 24 Jun 2019 - 11:46
Senin, 24 Jun 2019 - 11:40
Senin, 24 Jun 2019 - 11:33
Senin, 24 Jun 2019 - 11:29
Senin, 24 Jun 2019 - 11:19
Senin, 24 Jun 2019 - 11:16
Senin, 24 Jun 2019 - 11:08
Senin, 24 Jun 2019 - 10:58
Senin, 24 Jun 2019 - 10:54
Senin, 24 Jun 2019 - 10:49