25 August 2019

Bentrok Sengit Real Madrid dan Atletico Madrid Untungkan Barcelona

KONFRONTASI -  Bentrok sengit tim satu kota, Atletico Madrid dan Real Madrid di Estadio Wanda Metropolitano, Minggu (19/11) dini hari berakhir tanpa pemenang, bahkan tanpa gol.

Real yang bertindak sebagai tamu lebih dominan. ESPN mencatat, tim asuhan Zinedine Zidane menguasai 66 persen possession.

El Real tercatat melakukan 17 shots, tiga di antaranya on goal. Sementara tuan rumah delapan shots, satu on goal. Laga juga diwarnai delapan kartu kuning, enam buat shohibul bait, dua buat Real.

Dengan hasil derby ini, Real berada di posisi ketiga dengan 24 poin dari 12 pertandingan. Sementara Atletico juga 24 dari 12 laga.

Imbang tanpa gol di Madrid ini menguntungkan Barcelona yang pada Sabtu (18/11) malam menang 3-0 di kandang Leganes. Barca menjadi 'pemenang', atau diuntungkan dengan hasil tanpa gol di Madrid. Kini Lionel Messi cs memimpin klasemen dengan 34 poin alias sepuluh poin dari Real Madrid.

Marca mencatat, sepanjang sejarah La Liga, belum ada tim yang mampu membalikkan keadaan, menjadi juara, setelah tertinggal sepuluh poin dari pemimpin tabel.

Jarak terbesar yang pernah terpangkas adalah sembilan poin. Itu terjadi di musim 1998/1999. Saat itu, Barcelona mengejar defisit sembilan poin dari Real Mallorca dan menjadi juara di akhir musim.

Sejak musim 1995/1996, baru kali ini Real Madrid tertinggal sampai sepuluh angka dari pemimpin klasemen setelah 12 pekan. Ketika itu, Real tertinggal dari Atletico yang memimpin klasemen. "Barcelona tidak akan selalu menang dan kami akan berada di sana menunggu," ujar entrenador Real, Zinedine Zidane mengomentari ketertinggalan timnya dari Barcelona saat ini.

Pria plontos asal Prancis itu meyakini semua hal masih mungin terjadi di liga yang masih panjang. "Benar, ini akan sulit (mempertahankan gelar juara). Kami akan berada di sana, bertarung," ujar Zidane.(Juft/JawaPost)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...