24 February 2020

5 Alasan Atletico Madrid Ngebet Banget Pakai Jasa Cavani

Konfrontasi - Atletico Madrid masih berupaya merayu Paris Saint Germain (PSG) untuk menurunkan harga transfer Edinson Cavani yang dipatok seharga 30 juta euro atau sekira Rp454 miliar. Tentunya itu bukanlah tugas yang mudah buat Los Rojiblancos bisa mendapatkan tanda tangan penyerang asal Uruguay tersebut.

Kepindahan Cavani ke Atletico Madrid sebenarnya sudah menjadi pembahasan sejak Desember lalu. Klub raksasa Spanyol itu dilaporkan telah memiliki perjanjian pribadi dengan pemain berambut gondrong tersebut untuk membawanya pada bursa transfer musim dingin, Januari 2020.

Hanya saja, Atletico Madrid belum bisa menyelesaikan masalah kepindahan Cavani lantaran PSG keukeuh alias bertahan pada biaya transfer sebesar 30 juta euro. Sedangkan Los Rojiblancos hanya menyanggupi biaya 10 juta euro untuk pemain tersebut.

Ada beberapa alasan mengapa Atletico Madrid ngebet mendapatkan tanda tangan Cavani sebelum kontraknya bersama PSG berakhir pada 30 Juni 2020. Pasalnya, dia dianggap sebagai salah satu penyerang yang memiliki insting tajam dalam mencetak gol.

Selama 2013-2020 membela PSG, Cavani telah mencetak 197 gol dari 310 pertandngan. Pemain berusia 32 tahun itu memiliki rata-rata 0,3 gol per pertandingan di kompetisi bersama klub. 

Meskipun Cavani kurang mendapatkan tempat di skuat utama, namun pemain yang memiliki berat 78kg tersebut telah melepaskan 13 tendangan dan telah menghasilkan dua gol dari lima pertandingan yang dijalaninya bersama PSG di kompetisi domestik (Ligue 1) musim ini. 

Statistik menyilaukan itulah yang dinilai Atletico Madrid bahwa Cavani layak untuk berada di Wanda Metropolitano Stadium. Sebelum terlalu jauh membahas bagaimana negosiasi itu berjalan, Berikut rangkuman lima alasan mengapa Atletico Madrid ngebet dapatkan Cavani dikutip dari SINDONews, Sabtu (18/1/2020)

Berikut 5 Alasan Atletico Madrid Ngebet Dapatkan Cavani

1. Kontribusi

Kurangnya ruang bermain sebagai starter tak menurunkan ketajamannya dalam mencetak gol. Kontribusi Cavani bersama PSG tetap diperhitungkan. Buktinya, selama 370 menit bermain di musim ini (Ligue 1 dan Liga Champions), dia mampu memberikan dua gol untuk klub raksasa Prancis tersebut.

2. Pengalaman

Edinson Cavani telah tampil di tiga Piala Dunia, empat turnamen Copa America dan dia memiliki 80 penampilan di Liga Champions dan Liga Europa. Pengalamannya akan sangat penting karena Atletico ingin memenangkan trofi musim ini.

3. Liga Champions

Atletico Madrid akan menghadapi Liverpool pada babak 16 besar Liga Champions dan Cavani dapat membantu Los Colchoneros merebut tiket ke babak berikutnya. Pasalnya, dia punya tradisi mencetak gol selama berhadapan melawan Si Merah.

Di musim lalu misalnya. Dalam pertemuan melawan Liverpool, Cavani mencetak gol dan itu merupakan kekalahan ketujuh yang ditelan klub raksasa Inggris dalam 53 pertandingan di semua kompetisi.

4. Tipe Pemain Simeone

Edinson Cavani adalah striker yang ideal untuk pelatih Diego Simeone. Dia memiliki karakter yang kuat, kemampuan untuk menyerang di kotak penalti, ketenangan, dan dia adalah finisher yang mematikan.

5. Pendamping Alvaro Morata

Edinson Cavani bisa menjadi pendamping yang tepat buat Alvaro Morata. Dengan kolaborasi itu, Simeone sudah tak perlu panik lagi tentang minimnya gol yang dicetak anak asuhnya di musim ini.

Sementara Joao Felix tampaknya tidak siap untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh Antoine Griezmann. Sedangkan Simeone belum bisa menjamin kapan Diego Costa kembali pasca mengalami cedera. 

Sehingga Morata adalah satu-satunya penyerang yang bisa diandalkan Simeone karena Atletico ingin bersaing di tiga kompetisi berbeda, yakni Liga Spanyol, Liga Champions, dan Copa del Rey. (snd/mg)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...