21 May 2019

Wiranto Larang Massa Luar Daerah Datang ke Jakarta, Rezim Panik?

KONFRONTASI - Menko Polhukam Wiranto menginstruksikan aparat keamanan untuk tak membiarkan masyarakat hadir di Jakarta saat 22 Mei mendatang. Dia meminta agar diselesaikan masing-masing di daerah jika ada masalah.

"Supaya tidak terjadi penumpukan massa, saudara-saudara sekalian dari daerah, tolong ya Forkompinda, Pangdam, Kapolda, jangan biarkan masyarakat keluar daerah menuju Jakarta. Selesaikan di sana. Kades, Babinkamtibmas, Danramil, Babinsa, selesaikan di sana," kata Wiranto, Kamis (15/5),  saat membuka Rapat Koordinasi Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial Tahun 2019 di Jakarta.

Menurutnya, jika masalah di daerah tak bisa diselesaikan, maka bisa terjadi penumpukan massa di Jakarta. "Kan bisa terjadi penumpukan massa ini, tatkala daerah tidak berhasil membendung mereka ke Jakarta," jelas Wiranto.

Dia menegaskan, pusat dan daerah harus saling bersinergi untuk mencegah adanya indikasi atau kecenderungan terjadinya konflik sosial. Karenanya, semuanya harus diselesaikan baik di tingkat desa, Kabupaten/Kota ataupun Provinsi.

"Jelaskan ke masyarakat enggak perlu ke sana. Pemilu sudah selesai. Sudah ada hasilnya. Percuma sampean ke sana. Ke sana nanti puasa lagi, sahurnya di mana, bukanya di mana, enggak jelas. Mereka mikir pasti," kata Wiranto.

Dia menegaskan, KPU dan Bawaslu sudah berjalan dengan rambu-rambu dan hukum. Jikapun ada kekeliruan, maka diselesaikan dengan sesuai undang-undang.

"Ada kekeliruan, kecurangan, selesaikan dengan cara-cara undang-undang," pungkasnya.[ian/mrdk]

Tags: 
Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...