23 May 2018

Terima Suap, Auditor BPK Dituntut 15 Tahun Penjara

KONFRONTASI-Auditor Utama Badan Pemeriksa Keuangan Rochmadi Saptogiri dituntut hukuman 15 tahun penjara karena menerima suap, gratifikasi dan melakukan pencucian uang.

Dalam sidang lanjutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (12/2/2018) dengan agenda pembacaan tuntutan, jaksa penuntut umum mengatakan Rochmadi terbukti menerima suap terkait pemberian status laporan keuangan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi 2017.

Selain dituntut hukuman penjara selama 15 tahun, jaksa juga menuntut pejabat eselon I itu membayar denda sebesar Rp300 juta subsidair enam bulan kurugan serta membayar uang pengganti Rp200 kita atau satu ahun kurungan.

"Terdakwa telah terbukti bersalah pada empat dakwaan kumulatif yang diajukan antara lain bersama sama dengan anak bawahannya Ali Sadli telah menerima suap sebesar Rp200 juta dan Rp40 juta dari Irjen Kemendes PDTT Sugito melalui perantara Djarot Budi Prabowo," ujar penuntut umum.

Pemberian itu diduga terkait pemberian opini wajar tanpa pengecualian atas penilaian laporan keuangan tahun 2016 pada kementerian tersebut.

Tidak hanya itu, Rochmadi juga dinilai bersalah telah menerima gratifikasi senilai total Rp3,5 miliar dalam kurun waktu 2014 - 2015.

Selaku pejabat eselon satu pada BPK Rochmadi dia juga terbukti pula melakukan pidana pencucian uang dengan menyamarkan hartanya untuk membeli tanah dan bangunan senilai Rp4,6 miliar dan mobil senilai Rp700 juta.

Atas tuntutan selama 15 tahun tersebut Rochmadi mengaku akan mengajukan pembelaan pribadi diikuti oleh pengacaranya pada sidang pekan depan.[mr/bns]

Tags: 
Category: 
Loading...