27 April 2017

Tak Ada Makan Siang Gratis terkait Pengangkatan Konglomerat Tahir, Golkar Minta TNI Tetap Waspada

KONFRONTASI - Ketua DPP Golkar Bidang Pertahanan Keamanan, Tantowi Yahya, meminta Chief Executive Officer (CEO) Mayapada Group, Dato Sri Tahir, yang telah diangkat sebagai Penasihat Bidang Kesejahteraan Prajurit TNI oleh Panglima TNI Jenderal Moeldoko tidak mempengaruhi pengambilan kebijakan. Menurutnya, pengangkatan penasihat dari swasta diperbolehkan.

"Penasihat dari kalangan profesional boleh-boleh saja dengan syarat tidak terlibat langsung dalam pengambilan kebijakan," kata Tantowi saat dihubungi, Jumat (19/9).

Selain tidak mempengaruhi pengambilan kebijakan, pengangkatan konglomerat tersebut juga diharapkan tidak melibatkan pengucuran dana apapun dari pihak Dato Sri Tahir untuk keperluan kegiatan TNI. "Dan tidak mengucurkan dana. Seluruh pembiayaan aktivitas dan program TNI ditanggung APBN," imbuh Tantowi

Wakil Ketua Komisi I DPR tersebut mengingatkan Panglima TNI melalui istilah 'tidak ada makan siang gratis' untuk tetap bersikap hati-hati dan menjaga independensi TNI.

"Tidak ada makan siang gratis. Siapa yang menjamin di balik kucuran dana tidak ada maksud-maksud tertentu?" ujar Tantowi.

Sementara Moeldoko beralasan anggaran yang disiapkan oleh negara untuk meningkatkan kesejahteraan TNI sangat terbatas. Dia butuh mitra untuk membantu meningkatkan kesejahteraan prajurit.

"Anggaran dari pemerintah terbatas, untuk itu saya mengangkat seseorang. Pengangkatan ini saya lakukan secara terbuka dan transparan agar semuanya tahu. Kalau nanti kita dapat bantuan, itu bukan untuk Panglima TNI. Kalau pengangkatan itu untuk kepentingan pribadi saya, silakan dipermasalahkan," kata Moeldoko.[ian/mrd]

 

Category: 

loading...


News Feed

Berita Lainnya

loading...
Kamis, 27 Apr 2017 - 14:38
Kamis, 27 Apr 2017 - 14:10
Kamis, 27 Apr 2017 - 14:06
Kamis, 27 Apr 2017 - 14:04
Kamis, 27 Apr 2017 - 13:45
Kamis, 27 Apr 2017 - 13:39
Kamis, 27 Apr 2017 - 13:35
Kamis, 27 Apr 2017 - 13:31