16 December 2019

Survei LSI: Cuma 4 Persen Muslim Yang Tidak Cocok Pancasila

KONFRONTASI -  Kelompok masyarakat muslim yang menilai Pancasila tidak cocok bagi kehidupan bangsa dan negara hanya sedikit. Jumlahnya tidak sampai lima persen.

Berdasarkan temuan teranyar Lembaga Survei Indonesia (LSI), hanya ada 4 persen responden yang menyebut Pancasila dan UUD 1945 tidak cocok sebagai landasan negara karena dinilai bertentangan dengan ajaran-ajaran dalam Islam.

Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan juga menyebut ada 1,8 persen responden yang merasa kurang cocok dengan Pancasila dan UUD.

Menurutnya, sikap pemerintah yang memerangi kelompok anti Pancasila terbilang memprihatikan. Pemerintah, sambungnya, harus beralih fokus pada penguatan Pancasila dan UUD mengingat mayoritas umat muslim sudah final dengan dua pedoman tersebut.

"Sekarang pemerintahan Jokowi lebih fokus yang empat persen itu, sehingga riak di masyarakat. Harusnya fokus saja di penguatan Pancasila dan UUD,” papar Djayadi di Ballroom Hotel Erian, Jakarta Pusat, Minggu (3/11).

Dalam survei ini turut disebutkan bahwa mayoritas responden telah menerima Pancasila dan UUD 1945 sebagai pedoman bernegara. 

“86,5 persen responden muslim menilai Pancasila dan UUD yang sekarang adalah terbaik bagi kehidupan kita sebagai bangsa Indonesia,” tandasnya.

Survei dilakukan pada 8 hingga 17 September 2019 dengan melibatkan 1.550 responden di seluruh Indonesia. Mereka dipilih secara acak dan dilakukan wawancara melalui tatap muka langsung. Margin of error survei sebesar 2,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.(Jft/RMOL)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...