18 July 2019

Soal Rencana Wajib Militer, Ini Reaksi Menhan

KONFRONTASI - Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu  memastikan tidak sedang berencana menerapkan wajib militer sebagaimana diusulkan Badan Pengawas Keuangan (BPK) RI. 

Anggota BPK, Agung Firman Sampurna sempat mengusulkan diadakan wajib militer sebagai media untuk meningkatkan pendidikan bela negara di Indonesia.

"Kementerian Pertahanan belum ada itu (wajib militer)," jawab  Ryamizard Ryacudu di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/6).

Bagi Ryamizard, pendidikan bela negara adalah bagaimana ideologi Pancasila yang sudah kokoh bisa tertanam dalam benak warga negara. 

Menurutnya, jika memang Pancasila sudah menjadi pedoman dalam berbangsa dan bernegara, maka wajib militer tidak lagi diperlukan.

"Bagaimana mindset kita ini tidak berubah oleh khilafah oleh negara Islam. Tetap Pancasila, itu yang paling penting," pungkasnya.[ian/rml]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...