23 May 2017

Selamatkan BUMN dan Sektor Migas dari Kacung Neoliberal!

KONFRONTASI-Aksi penolakan terhadap kenaikan bahan bakar minyak yang dilakukan Presiden Joko Widodo masih terus berlanjut. Aliansi Mahasiswa dan Rakyat (Amara) menggelar demonstrasi di gedung Kementerian Badan Usaha Milik Negara, di Jakarta, Rabu (3/12).

Massa menyampaikan sejumlah tuntutan dalam orasinya. Pertama, selamatkan BUMN dan sektor migas dari kacung neoliberal. Kedua, batalkan kenaikan harga BBM bersubsidi. Ketiga, selamatkan industri nasional.

"Keempat, copot Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri ESDM Sudirman Said, Menko Perekonomian Sofyan Djalil, dan Menteri Keuangan Bambang Brojonegoro," ujar koordinator aksi Amara, Sipran, Rabu (3/12), di Jakarta.

Menurut Sipran, empat menteri itu diduga telah menyandera rezim pemerintahan Joko Widodo sehingga bertekuk lutut pada pemerintah asing.

Dia menyatakan, keempat menteri itu diduga  sebagai 'aktor-aktor' yang mendorong kenaikan harga BBM. "Tapi telah dipilih menjadi menteri. Inilah prototipe kekuatan neoliberal yang telah menjerumuskan ekonomi rakyat," paparnya.

Mereka pun meminta supaya BUMN sektor migas diselamatkan dari liberal. Aksi berlangsung tertib dan dijaga ketat kepolisian dari Polsek Gambir, Jakarta Pusat.[mr/jpnn]

Category: 

loading...


News Feed

Loading...