22 March 2019

RR: Jokowi lebih baik Maksimalkan program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar)

KONFRONTASI- Pemerintahan Joko Widodo disarankan untuk memaksimalkan program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) yang digulirkan PT Permodalan Nasional Madani (Persero/PNM).

Hal itu disampaikan mantan Menko Kemaritiman yang dikenal sebagai ekonom senior Rizal Ramli di Jakarta, beberapa waktu lalu. Alasan RR, sapaan akarab Rizal Ramli, karena program tersebut bersentuhan langsung dengan wong cilik.

Program Mekkar, kata mantan Menko Perekonomian era Presiden Gus Dur ini, sangat penting karena mencakup masyarakat kelas bawah, atau prasejahtera. Selama ini, kelompok masyarakat ini, tidak tersentuh kredit bank konvensional.

Ke depan, dia menyarankan pemerintah untuk menaikan modal usaha program Meekar. Untuk memperluas jangkauan masyarakat khususnya para ibu rumah tangga yang selama ini kurang mendapatkan perhatian.

Saya akan menulis surat kepada pemerintah agar menaikkan modal usaha program Mekaar dari Rp1,3 triliun menjadi Rp5 triliun. Agar modal usaha ibu-ibu bertambah, sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan, ujar Rizal saat berdialog dengan sekelompok ibu yang tergabung dalam program Mekaar di RT 13 dan 15/RW3 Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Rabu (6/12/2017).

Saya bangga dan program ini sudah betul karena dikasih ke ibu-ibu dan bukan bapak-bapak. Hal ini sangat tepat karena ibu-ibu pasti akan menggunakan uang itu untuk kesejahteraan keluarga, ujarnya.

Dikatakan, pemerintah harus meningkatkan bantuan modal usaha kepada masyarakat bawah. Pasalnya, tanpa modal usaha, sulit bagi mereka untuk meningkatkan kesejahtaraan keluarga. [tar]

Tags: 
Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...
Jumat, 22 Mar 2019 - 16:03
Jumat, 22 Mar 2019 - 15:57
Jumat, 22 Mar 2019 - 15:53
Jumat, 22 Mar 2019 - 15:50
Jumat, 22 Mar 2019 - 15:46
Jumat, 22 Mar 2019 - 15:43
Jumat, 22 Mar 2019 - 15:38
Jumat, 22 Mar 2019 - 15:26
Jumat, 22 Mar 2019 - 15:21
Jumat, 22 Mar 2019 - 15:19
Jumat, 22 Mar 2019 - 15:12
Jumat, 22 Mar 2019 - 15:06